Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris adalah dengan rajin mereview tulisan-tulisan, baik tulisan surat kabar, majalah, atau email, dan sebagainya. Dalam membaca tulisan-tulisan tersebut, fokus dan rajinlah berdiskusi dengan diri anda sendiri: Kenapa pada kalimat ini tensis ini yang digunakan sedangkan di kalimat berikutnya tensis itu yang digunakan? Kenapa verb-nya singular bukan jamak? Kenapa gerund bukan infinitives?, dan seterusnya.

Pada posting ini, saya mencoba mereview sebuah email yang baru saja saya terima dari Paul Klassen, teman dekat saya waktu di Winnipeg dulu. Penekanan saya berikan pada penggunaan tensis, keterangan waktu, penggunaan gerund vs infinitive, dan seterusnya. Pertama-tama, silakan anda baca dulu emailnya, berikut ini,

Thank you for your kind words about dad. He loved being at the lake. Sadly, they sold the cottage about a year before he died.

Paul, Nyoman & Sara2Say hi to Mulyadi as well! It’s been so long to see all of you. Have you been in touch with Eka, Ronny, or Robert recently as well?

We have moved to a new house about 4 years ago. We now live in Charleswood, not far from the Assiniboine Park and close to Mennonite Church Canada offices. The address is:

No + street name

City, province, postal code

Nyoman now works at Mennonite Church Canada, in my old position that I started in! I left there 5 and a half years ago. I now work at Bethania Personal Care Home as Chief Operating Officer/Director of Business Operations for about a year and a half.

Say hi to everyone and blessings to you and your family!

Paul, Nyoman, & Sara

NB. Alamat rumah sengaja dirubah untuk mencegah violation terhadap Paul’s privacy. Tetapi, urutan penulisannya mengikuti pola di atas.

Review

Agar lebih fokus, saya akan mereview tulisan di atas kalimat demi kalimat.

Thank you for your kind words about dad. (Terima kasih atas kata-kata baik (manis) yang kamu ucapkan tentang ayah).

Gunakan kata depan FOR setelah expression “thank you”, bukan “to”, “on”, atau yang lainnya. Tetapi, kata depan TO digunakan misalnya jika ditulis: Paul said thanks to me for my kind words about his dad.

Kata depan FOR diikuti oleh noun, baik berupa single noun maupun noun phrase (sekumpulan kata yang diakhiri oleh sebuah noun). “your kind words” adalah noun phrase, dengan “words‘ as the main noun. Jika FOR diikuti oleh verb, maka verb-nya harus dalam bentuk gerund. Misalnya: Thank you for saying kind words about dad.

Kenapa Paul tidak gunakan pronoun “my” sebelum kata “dad“? Di sini karena Paul sudah yakin bahwa saya sudah paham “whose dad” (ayah siapa) yang dimaksudkan. Di email sebelumnya, saya menyinggung banyak tentang his dad.

He loved being at the lake. (Dia suka berada di danau).

Simple past tense digunakan karena he (his dad) telah tiada. Jika “he” masih hidup, maka Paul akan menggunakan simple present tense. Misalnya: He loves being at the lake.

Verb “love” dapat diikuti oleh gerund dan infinitive. Paul menggunakan gerund “being” karena action dari “be” sebelum action “love“. Sebaliknya, jika action dari “be” setelah action “love” maka digunakan bentuk infinivite. Misalnya: I would love to be at that lake again. Jika anda bingung, silakan baca penggunaan gerund, infinitive, serta tanggapan saya atas pertanyaan bapak H. Ahmad Fannany di topik Infinitives.

Gunakan kata depan AT pada keterangan tempat “di danau” untuk menyatakan tempat di pinggiran danau. Tetapi, gunakan ON untuk menyatakan tempat di atas permukaan (air) danau. Misalnya: We were fishing on the lake when a patrolling boat approached us.

Sadly, they sold the cottage about a year before he died. (Sayangnya, mereka (his dad and his dad’s wife) menjual cottage-nya kurang lebih setahun sebelum dia meninggal).

Kenapa digunakan simple past tense, bukan past perfect tense, padahal keterangan waktu kalimat ini menggunakan kata depan “before” seperti disinggung dalam topik past perfect tense?

Perhatikan keterangan waktunya secara menyeluruh: “about a year before he died“. Misalkan ” he died” setahun yang lalu, maka about a year before he died = about 2 years ago. Karena waktunya spesifik di masa lampau maka digunakan simple past tense. Jadi, Sadly, they sold the cottage about a year before he died = Sadly, they sold the cottage about two years ago.

Sebaliknya, jika misalnya “about a year” kita hilangkan, maka lebih tepat digunakan past perfect tense, dan kalimatnya menjadi: Sadly, they had sold the cottage before he died.

Say hi to Mulyadi as well! (Sampaikan salam (saya) ke Mulyadi juga).

As well vs As well as. Jika ditempatkan diakhir kalimat cukup as well (tanpa “as”), tetapi jika ditempatkan di tengah kalimat, gunakan as well as (= juga atau dan). Misalnya: Say hi to Mulyadi, as well as, Eka, Ronny, and Robert.

It’s been so long to see all of you. Have you been in touch with Eka, Ronny, or Robert recently as well? (Telah begitu lama (saya) tidak bertemu kalian semua. Apakah kamu telah saling kontak (berkomunikasi) dengan Eka, Robert, atau dengan Ronny belakangan ini?).

Kalimat pertama menekankan DURASI sejak Paul pisah dengan kami (penggunaan present perfect tense yang ketiga), sedangkan kalimat kedua menekankan pada SUDAH atau BELUM (penggunaan present perfect tense yang pertama). Lihat penggunaan present perfect tense.

We have moved to a new house about 4 years ago. (Kami telah pindah ke rumah baru sekitar 4 tahun yang lalu).

Menurut hemat saya, karena waktunya spesifik (i.e. about 4 years ago), kalimat ini lebih tepat dinyatakan dengan simple past tense, menjadi: We moved to a new house about 4 years ago. Saya akan sampaikan hal ini ke Paul, and I hope dia bersedia memberi komentar.

We now live in Charleswood, not far from the Assiniboine Park and close to Mennonite Church Canada offices. (Kami sekarang tinggal di Charleswood, tidak jauh dari Assiniboine Park dan dekat dengan Mennonite Church Canada offices).

Digunakan simple present tense karena sejak sekitar 4 tahun lalu, sekarang, besok, lusa, dan mungkin sampai seterusnya akan tinggal di alamat di atas.

The address is:

No + Nama jalan

Nama Kota, Provinsi, Kode pos

Gunakan simple present tense untuk menyatakan alamat sekarang. The address is: ……

Tetapi, jika Paul menyebutkan alamat rumahnya yang dulu (sebelum pindah), dia akan gunakan simple past tense. The address was: ……

Nyoman now works at Mennonite Church Canada, in my old position that I started in! (Nyoman sekarang bekerja di Mennonite Church Canada, di posisi (jabatan) saya yang dulu ketika saya mulai (bekerja di sana).

Pokok kalimatya menggunakan simple present tense, kenapa? Silakan lihat penjelasan di atas.

Tetapi kenapa ” …that I started in!” (dalam pola simple past tense)? Karena action dari verb start telah terjadi/dilakukan dalam waktu yang spesifik di masa lampau, hanya saja dalam kalimat ini tidak disebutkan kapan.

I left there 5 and a half years ago. (Saya berhenti kerja di sana 5 setengah tahun yang lalu).

Sudah paham kan, kenapa digunakan simple past tense? Kalau sudah, kita langsung ke “5 and a half”.

Perhatikan penggunaan conjunction and” dan articlea“, dalam menyatakan 5 setengah. Contoh lainnya: 2 seperempat (two and a quarter), 1 sepersepuluh (one and a tenth), dst. Kemudian, bandingkan dengan: two-thirds (= 2/3), two-fifths (= 2/5), dan seterusnya. Perhatikan pula bahwa ordinal numbers harus diberikan imbuhan “s” jika bilangan penyebutnya 2 atau lebih. Ordinal number: first dan second tidak digunakan dalam melafalkan bilangan pecahan. Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang cara menyebutkan bilangan pecahan dalam bahasa Inggris, please stay tuned!

I now work at Bethania Personal Care Home as Chief Operating Officer/Director of Business Operations for about a year and a half. (Saya sekarang bekerja di Bethania Personal Care Home sebagai Kepala Operating Officer/Director of Business Operations selama sekitar satu setengah tahun).

Menurut saya kalimat ini lebih tepat dinyatakan dalam pola present perfect tense atau present perfect continuous tense, bukan simple present tense, karena keterangan waktu “for about a year and a half” (penggunaan present perfect tense yang ketiga). I have worked (= I have been working) at Bethania Personal Care Home as Chief Operating Officer/Director of Business Operations for about a year and a half. Would you please correct me if I’m wrong, Paul!

Say hi to everyone and blessings to you and your family!

Paul, Nyoman, & Sara

That’s all, and jika masih ada yang belum terkover atau belum jelas, please post a comment or question!

Related Posts: