Superlative Comparison
Dalam kalimat perbandingan tingkat superlative, ada 3 hal atau lebih yang dibandingkan. Dari yang dibandingkan tersebut, ada satu yang paling superior (terbagus, tertinggi, ect.) atau ada satu yang paling inferior (terjelek, terpendek, ect.). Pola untuk menyatakan bahwa satu hal paling superior atau paling inferior adalah sebagai berikut:
| S + be + the + | (adjective+est) (most+adjective) (least+adjective) | (singular noun) | in + singular noun of the + plural noun |
| S + verb + the + | (adverb+est) (most+adverb) (least+adverb) | + | in + singular noun of the + plural noun |
Note:
- Rules (ketentuan) dalam membuat superlative adjectives dan superlative adverbs pada prinsipnya sama dengan cara membuat comparative adjectives dan comparative adverbs. Bedanya: more menjadi most, dan imbuhan -er menjadi -est. (Lihat Comparisons (part 2) : Comparative).
- Noun setelah superlative (kolom ketiga pada di atas) adalah optional (bisa ada, bisa juga tidak ada). Kalau lawan bicara atau pembaca tidak akan menerka-nerka apa yang sedang dibandingkan, noun tersebut dapat dihilangkan. Sebaliknya, jika akan menimbulkan pertanyaan apa yang sedang dibandingkan, noun tersebut sebaiknya disebutkan). (Lihat contoh 1 dan 2 di bawah).
- Gunakan singular noun untuk mengikuti preposisition in, dan plural noun untuk mengikuti of the. (Lihat kolom keempat).
- Jika digunakan possesive adjectives (seperti: your, my, his, her, their, our, its), article the tidak digunakan (Lihat contoh 10 dan 11 di bawah).
Contoh:
- Robby is the biggest dog in our neighborhood. (Robby adalah anjing terbesar di lingkungan kami). Kalau noun dog dihilangkan, anda mungkin mengira bahwa Robby adalah nama orang.
- My car is the oldest of the three cars. (Mobil saya adalah tertua dari ketiga mobil itu). Noun car setelah superlative oldest dihilangkan, karena anda pasti sudah tau bahwa yang sedang dibandingkan adalah car.
- I am the least motivated person in this class in learning English. Please, help me get motivated. (Saya anak yang paling tidak termotivasi di kelas ini dalam belajar bahasa Inggris).
- Who is the most attractive girl in your class? (Siapa cewek yang paling atraktif di kelas kamu?).
- Is Inul Daratista the sexiest dangdut singer?
- I wish I were the richest person in the world.
- I am sad because I am not the most interesting person in her eyes.
- Yeyes danced the most beautifully of the three Balinese dancers. (Yeyes menari dengan paling indah dari ketiga penari Bali itu).
- Valentino Rossi raced the fastest during the last month grand prix.
- Take me as your boyfriend, please. I can be your most caring person on this planet. (Jadilah pacar saya. Saya bisa jadi orang yang paling menyayangimu di planet ini).
- Tonight is my most beautiful night in my whole life. (Malam ini adalah malam terindah dalam hidup saya).
Penggunaan “one of the” dan “among the” dalam superlative comparison
Kadang kita ingin mengekspresikan bahwa seseorang atau sesuatu merupakan salah satu yang paling superior (terbaik, terpintar, tercepat, ect.) atau salah satu yang paling inferior (terjelek, terbodoh, terbelakang, ect). Dalam hal ini, gunakan phrase one of the atau among the, dengan mengikuti pola sebagai berikut:
| S + be | one of the among the | (adjective+est) (most+adjective) (least+adjective) | plural noun | in + singular noun of the + plural noun |
Note: Kalau pada pola sebelumnya setelah superlative digunakan singular noun, di pola ini selalu digunakan plural noun.
Contoh:
- Robby is one of the biggest dogs in our neighborhood. (Robby adalah salah satu anjing terbesar di lingkungan kami).
- My car is among the oldest cars in this small city. (Mobil saya adalah salah satu mobil yang tertua di kota kecil ini).
- I am one of the least motivated students in this class in learning English. (Saya adalah salah satu murid yang paling tidak termotivasi di kelas ini dalam belajar bahasa Inggris).
- Bali is one of the most beautiful islands in the world. (Bali merupakan salah satu pulau terindah di dunia).
- The Indonesian football team was one of the most frightened teams in Asia years ago, but it is among the worst ones now. (Team sepakbola Indonesia adalah salah satu team yang paling ditakuti di Asia bertahun-tahun yang lalu, tetapi merupakan salah satu team yang paling jelek sekarang).
Common mistakes dalam pola yang menggunakan one of the atau among the adalah digunakannya singular noun. GRAMMATICALLY INCORRECT jika kelima contoh di atas dituliskan:
- Robby is one of the biggest dog in our neighborhood.
- My car is among the oldest car in this small city.
- I am one of the least motivated student in this class in learning English.
- Bali is one of the most beautiful island in the world.
- The Indonesian football team was one of the most frightened team in Asia years ago, but it is among the worst one now.


7 comments
zoti
May 14, 2011
1. Kenapa most enjoy bukan enjoyest, most cute bukan cutest, most mad bukan maddest, most lucky bukan luckiest ( ini pakai aturan akhiran -ly ya Pak ? ). Kalau crazy Pak ?
Yang berikutnya ini diluar topik Pak. Maaf…… Hehehe
2. Boleh tidak, We don’t escape the disaster diubah menjadi We are not escape the disater ?
3. Gone to the airport. Kok diawal kalimat bisa langsung pakai V3 gitu ya Pak ? Kenapa bukan go atau goes ?
Terima kasih banyak……….
Swara Bhaskara
May 17, 2011
1. Informasi tentang “most enjoy”, “most cute”, “most mad”, dan “most lucky” dapat darimana? Bentuk superlative-nya yang benar adalah “most enjoyable”, “cutest”, “maddest”, dan “luckiest” seperti yang Zoti bilang (kecuali enjoyest). Rules tentang hal ini sudah dibahas di Comparatives.
2. NO. INCORRECT kalau kita bilang: “We are not escape the disaster“.
3. Verb3 dapat digunakan sebagai pembuka (untuk mengawali) sebuah phrase.
Left by her has made my days horrible.
Proclaimed by Soekarno-Hatta, Indonesia has become an independence country since 1945.
Verb1 sebenarnya tidak digunakan sebagai subject kalimat atau pembuka phrase. Dalam kalimat perintah memang tampak di awal kalimat karena subject YOU-nya dihilangkan.
kalimat perintah lengkapnya:
You go to the store, please!
Menjadi:
Go to the store, please!
zoti
May 22, 2011
Ada lah Pak narasumbernya 1. Trus sekarang kenapa most enjoyable ? Kalau “enjoy” saja superlative-nya apa ? 2. Like – prefer- … Maksud saya superlative-nya apa ? 3. Ini betul atau tidak. I enjoy the most with you dan I like the most with you. Makasih….
Swara Bhaskara
May 23, 2011
Sharing the source will benefit not only me but also others, but never mind if you prefer not to disclose it for us.
Verb tidak memiliki bentuk equal, comparative dan superlative. Olehnya itu, INCORRECT jika:
I as enjoy being with you as being with her. (Aku bersama kamu sama enjoynya dengan bersama dia). SALAH
I enjoyer being with you than being with her. (Aku lebih enjoy bersama kamu daripada bersama dia). SALAH
I enjoyest being with you. (Aku paling enjoy bersama kamu). SALAH
I as like being with you as being with her. (Aku bersama kamu sama sukanya dengan bersama dia). SALAH
I liker being with you than being with her. (Aku lebih suka bersama kamu daripada bersama dia). SALAH
I likest being with you. (Aku paling suka bersama kamu). SALAH
I as love you as her. (Cintaku padamu sama dengan cintaku padanya). SALAH
I lover you than her. (Aku lebih mencintai kamu daripada dia). SALAH
I lovest you. (Aku paling mencintaimu). SALAH
Seperti didiskusikan di ketiga link tadi, yang memiliki bentuk equal, comparative dan superlative adalah adjective dan adverb. Dengan kata lain, bentuk verbnya tidak berubah (tetap sesuai dengan tensisnya), tapi adjective atau adverb yang menerangkan verb tersebutlah yang berubah.
I enjoy being with you as much as I enjoy being with her. BENAR
I enjoy being with you more than being with her. (Aku lebih enjoy bersama kamu daripada bersama dia). BENAR
I enjoy being with you the most. (Aku paling enjoy bersama kamu). BENAR
You look as enjoyable now as before. (Kamu sekarang tampak se-enjoy dulu). BENAR
You look more enjoyable now than before. (Kamu tampak lebih enjoy sekarang daripada dulu). BENAR
You look the most enjoyable now. (Kamu tampak paling enjoy sekarang). BENAR
I like being with you as much as I do being with her. BENAR
I like being with you more than being with her. (Aku lebih suka bersama kamu daripada bersama dia). BENAR
I like being with you the most. (Aku paling suka bersama kamu). BENAR
I love you as much as I love her. BENAR
I love you more. (Aku lebih mencintai kamu). BENAR
I love you the most. (Aku paling mencintaimu). BENAR
endru
August 21, 2011
Dear Swara Bhaskara.
Mana subject dari kalimat di bawah ini:
“Better to light a candle than to curse the darkness.”
Apa dak sebaiknya ditulis “It’s better to light a candle than to curse the darkness.” (It as a subject carries no information and called empty subject. LONGMAN ENGLISH GRAMMAR PRACTICE)atau “To light a candle is better than to curse the darkness.” (To infinitive as a subject. ENGLISH PAGE. COM).
Please explain.
Endru
Swara Bhaskara
August 22, 2011
Yes, the first sentence is missing its subject. This type of sentences are commonly used in speaking. The other two sentences that you provided sound grammatically perfect to me.
Great.
endru
August 23, 2011
thank you, sir