Seperti halnya penggunaan SIMILAR, SAME dan DIFFERENT, penggunaan LIKE dan ALIKE juga tidak begitu rumit. Tapi, benarkah ketiga kalimat berikut?
- “Do we like monkeys?“
- “Are we like monkeys?“
- “Are we and monkeys alike?”
Let’s find out.
A. LIKE
Kata LIKE dapat berfungsi sebagai kata kerja, adjective, preposition, adverb, conjunction, and interjection.
a. LIKE sebagai kata kerja.
Sebagai kata kerja, LIKE = “suka/menyukai”, dan karena merupakan kata kerja pasif (stative verb) maka like tidak digunakan dalam tensis-tensis yang tidak progressive/continuous.
|
Subject + LIKE + noun/pronoun |
|
Subject + LIKE + infinitive |
|
Subject + LIKE + gerund |
Pola-pola di atas adalah dalam simple present tense. Dalam tensis non-progressive lainnya, kita tambahkan auxiliary di depan LIKE (misalnya: will like, may like, would have liked, had liked, dst.)
Contoh:
- I like her because she is not talkative. (Aku suka dia karena dia tidak cerewet)
- I would not like her if she were talkative. (Aku tidak akan suka dia jika dia cerewet). Unreal conditional dari fakta di kalimat 1.
- He likes his new car. (Dia suka mobil barunya)
- Most of us like to watch football. (Kebanyakan dari kita suka nonton sepakbola)
- Most of us like watching football. (Kebanyakan dari kita suka nonton sepakbola)
NOTE:
Verb LIKE dapat diikuti oleh infinitive atau gerund, dan makna keduanya sama. (Lihat contoh 3&4).
b. WOULD LIKE + INFINITIVE
Untuk mengekspresikan WANT (= ingin), lebih sopan kalau kita gunakan WOULD LIKE (sering dikontraksi menjadi ’d like).
Contoh:
- I want to go out with you tonight. (Aku ingin jalan-jalan dengan kamu malam ini).
- He wants to meet you, sir. (Dia ingin bertemu denganmu, pak).
- Kedua kalimat ini menjadi lebih sopan kalau kita bilang:
- I would like to go out with you tonight. (Aku ingin jalan-jalan dengan kamu malam ini).
- He’d like to meet you, sir. (Dia ingin bertemu denganmu, pak).
NOTE: WANT dapat diikuti oleh noun/pronoun, tetapi WOULD LIKE tidak.
- I want her. CORRECT.
- I would like her. INCORRECT kalau kita bermaksud mengekspresikan “Aku ingin/mau dia”, karena kalimat ini bermakna “Aku akan suka dia”. (Lihat Contoh a.2. di atas).
c. LIKE sebagai adjective
Sebagai adjective, LIKE adalah sinonim dari similar = akin = mirip/serupa.
Contoh:
- I have a like experience. (Aku punya pengalaman yang serupa).
- We can apply this procedure in like situations. (Kita dapat menerapkan prosedur ini dalam situasi-situasi yang serupa).
NOTE: Penggunaan LIKE sebagai adjective sangat jarang digunakan, sehingga walaupun polanya benar, kedengarannya janggal.
d. LIKE sebagai preposition, adverb, conjunction
Sebagai preposition (kata depan), adverb (kata keterangan), atau conjunction (kata sambung), LIKE berarti seperti. Penggunaan LIKE sebagai preposition, adverb, conjunction adalah informal, maka sebaiknya hanya digunakan dalam speaking. Dalam konteks formal, sebaiknya kita gunakan AS.
Contoh:
- I have an experience like yours. (Aku punya sebuah pengalaman seperti pengalamanmu). Sebagai preposition karena diikuti oleh pronoun.
- Your experience is like mine. (Pengalamanmu adalah seperti pengalamanku). Sebagai preposition karena diikuti oleh pronoun.
- Does the one in the video look like Luna Maya? (Apakah orang di video itu mirip/tampak seperti Luna Maya?) Sebagai preposition karena diikuti oleh noun.
- Although she is actually 40 years old, she is like 25 years old. (Walaupun dia sebenarnya berumur 40 tahun, dia seperti 25 tahun). Sebagai adverb karena diikuti oleh adjective.
- Like I said earlier, I’d like to go out with you tonight. (Seperti aku bilang tadi, aku ingin jalan-jalan denganmu malam ini). Sebagai conjunction karena diikuti oleh clause “I said earlier”; Lawan katanya adalah unlike.
- To be able to speak like native English speakers do needs a lot of practice and patience. (Agar dapat berbicara seperti bule membutuhkan latihan dan kesabaran yang tinggi). Sebagai conjunction karena diikuti oleh clause “native English speakers do”.
- It looks like it is going to rain. (Tampaknya sepertinya akan hujan). Sebagai conjunction.
f. LIKE sebagai noun.
Penggunaan sebagai noun, LIKE pada umumnya didahalui oleh possessive adjective atau the. Kalau diawali oleh possessive adjective, like = kesukaan; sedangkan kalau diawali oleh the, like = sejenisnya.
Contoh:
- This is a list of my likes and this one is that of my dislikes. (Ini adalah daftar hal (yang menjadi) kesukaanku dan yang ini adalah daftar hal (yang menjadi) ketidaksukaanku).
- As a farmer, my father grows rambutans, durians, mangoes, and the like. (Sebagai seorang petani, ayahku bercocok tanam rambutan, durian, mangga dan sejenisnya).
g. LIKE sebagai interjection.
Pada saat berbicara, ada banyak orang yang memiliki kebiasaan menggunakan LIKE untuk mengawali kalimat, untuk mengisi pause ketika berhenti ngomong (misalnya karena sedang berfikir), untuk mengekspresikan keragu-raguan. Dalam hal ini, like berfungsi sebagai kata seru (interjection) dan tidak perlu diterjemahkan.
Contoh:
- Like, why didn’t you tell me? (Kenapa kamu tidak memberitahu aku?)
- I’m, um like, a senior high school student. (Aku, …, seorang murid SMA).
- She is a, like, very nice person. (Dia, …, orang yang sangat baik hati).
h. LIKE sebagai suffix.
Akhiran -like sering ditambahkan pada noun (kata benda) dan noun-like berfungsi sebagai adjective.
Contoh:
- We call it “ginjal” in Indonesian but I don’t know what the name of this bean-like organ is in English (Kami menyebutnya “ginjal” dalam bahasa Indonesia tetapi aku tidak tahu apa nama organ yang mirip biji kacang ini dalam bahasa Inggris).
- His businessman-like appearance has perfectly disguised himself from the fact that he is a wanted criminal. (Penampilannya yang mirip seorang pengusaha telah dengan sempurna menutupi kedoknya dari fakta bahwa dia seorang penjahat yang dicari-cari polisi)
i. Likely
Likely dapat berfungsi sebagai adjective dan adverb. Sebagai adjective, likely = mungkin sekali/kemungkinan besar dan menjanjikan.
Contoh:
- Brazil against Chile will start in an hour. I think Brazil is likely to win the game. (Brazil lawan Chili akan dimulai satu jam lagi. Aku kira Brazil berpeluang besar memenangkan pertandingan itu).
- He is a likely young football player. (Dia adalah seorang pemain sebakbola muda yang menjanjikan).
Sebagai adverb, likely = perhaps = probably = presumably = possibly = maybe = mungkin.
- Brazil against Chile will start in an hour. I think Brazil will likely win the game. (Brazil lawan Chili akan dimulai satu jam lagi. Aku kira Brazil mungkin akan memenangkan pertandingan itu).
- Likely Jeny was sick last night. (Mungkin Jeny sakit tadi malam).
B. ALIKE
Kata alike dapat berfungsi sebagai adjective dan adverb.
a. ALIKE sebagai adjective
Sebagai adjective, alike pada umumnya digunakan untuk menerangkan noun atau pronoun yang posisinya sebagai subject kalimat.
|
Subject + linking verb + ALIKE |
Contoh:
- Your experience and mine are alike. (Pengalamanmu dan pengalamanku mirip).
- Do Luna Maya and the one in the video look alike? (Apakah Luna Maya dan orang yang di video itu tampak mirip?).
- For me, red wine and white wine taste alike. (Bagiku, anggur merah dan anggur putih rasanya mirip).
NOTE: Pola alike + noun sangat jarang digunakan.
b. ALIKE sebagai adverb.
Sebagai adverb, alike menerangkan non-linking verb.
|
Subject + linking verb + ALIKE |
Dalam hal ini, alike = similarly atau equally.
Contoh:
- Parents should treat their children alike. (Orang tua seharusnya memperlakukan anak-anaknya serupa/dengan adil).
- Becauase Rini and Rene are twins, they walk and talk alike. (Karena Rini dan Rene kembar, mereka berjalan dan berbicara dengan cara yang mirip).
- The two criminals were sentenced alike. (Kedua penjahat ini dijatuhi hukuman yang sama).
That’s all.
Dan, kembali ke pertanyaan di awal tulisan ini, benarkah ketiga kalimat tersebut?


9 comments
Swara Bhaskara
June 29, 2010
I’m really glad because Brazil won like I had predicted.
deni
June 29, 2010
The answer is: Do we like monkeys? – correct, but I don’t like monkeys.
“Are we like monkeys?” – incorrect. If we use Are, we should use V-ing. Am I right?
Are we and monkeys alike? – correct. the answer is; No, we aren’t. I against evolution theory.
BTW. Likely, Brazil will win in this greatest match. Just wait and see…
Swara Bhaskara
June 29, 2010
Let’s wait for somebody else’s comments first!
endru
July 5, 2010
Hi. I agree with Deni’s. We use auxiliary verb ‘do/does’ to form a question in Simple Present Tense, don’t we? For example: Do you like monkeys?
Love this site so much,
Endru
Swara Bhaskara
July 6, 2010
Good point, Endru. Yes, the auxiliary do/does is used when the sentence is in the simple present tense. But keep in mind that this rule can only be applied if such a sentence uses a verb(s). If it uses a be (i.e. is, am , are), then the auxiliary do/does is not needed, as in “Are we and monkeys alike?” and as in Deni’s sentence “No, we and monkeys are not alike“
endru
July 6, 2010
Thanks for the compliment and the explanation. I think I can understand English better now.
Endru
Swara Bhaskara
July 7, 2010
No problem at all. I’m glad to hear that.
Swara Bhaskara
October 19, 2010
Hi Endru,
Do you agree with Deni when he said that the sentence “Are we like monkeys?” was grammatically incorrect?
baim21
October 20, 2010
mas, apa bedanya alike dan dislike ?
thank you.
Baim
Swara Bhaskara
October 20, 2010
Alike berfungsi sebagai adjective dan adverb, yang artinya mirip, sedangkan dislike berfungsi sebagai verb dan noun yang berturut-turut artinya adalah tidak suka dan hal yang tidak disukai.
Sebagai adjective:
Are you and your sister alike? (Apakah kamu dan saudara perempuan kamu mirip?)
Yes, we are alike. (Ya, kami mirip).
No, we are not alike. (Tidak, kami tidak mirip).
Sebagai adverb:
Do your parents treat you and your sister alike? (Apakah orang tuamu memperlakukan kamu dan saudara perempuan kamu dengan adil?)
Yes, they treat us alike. (Ya, mereka memperlakukan kami dengan adil).
No, they do not treat us alike. (Tidak, mereka tidak memperlakukan kami dengan adil).
Sebagai verb:
Do you like your sister? (Apakah kamu suka saudara perempuan kamu?)
No, I don’t like her (Tidak, aku tidak suka dia).
Yes, I like her very much. (Ya, aku sangat suka dia).
No, I dislike her. (Tidak, aku tidak suka dia).
Why do you dislike her? (Kenapa kamu tidak suka dia?)
I dislike her because she dislikes me. (Aku tidak suka dia karena dia tidak suka aku).
Sebagai noun:
Is your sister one of your dislikes? (Apakah saudara perempuanmu salah satu dari hal yang tidak kamu suka?)
Yes, she is one of my dislikes. (Ya, dia salah satu yang aku tidak suka)
NOTE: makna TIDAK ini adalah berasal dari prefix (awalan) DIS. Kita juga temukan beberapa kata yang diberi prefix DIS, seperti disconnect, disagree, discount, disqualify, dst. Karena diberi prefix DIS maka kata-kata tersebut juga mengandung makna TIDAK, menjadi tidak konek, tidak setuju, tidak dihitung, tidak terkualifikasi, dst.