Penggunaan kata DO kadang membingungkan karena selain sebagai kata kerja (verb) juga dapat sebagai kata bantu yang digunakan dalam kalimat tanya (interrogative) dan kalimat negatif (negative form), dan kadang-kadang dalam kalimat positif.
1. Penggunaan DO/DOES
a. Sebagai kata kerja.
DO tergolong kata kerja tidak beraturan (irregular verb) yang artinya mengerjakan atau melakukan atau menyelesaikan. Bentuk verb2 dan verb3-nya berturut-turut adalah DID, dan DONE.
DO digunakan pada kalimat simple present tense jika subject-nya plural. Plural subject yang dimaksud adalah I, we, you, they, dan nouns yang dapat digantikan dengan I, we, you, atau they.
Contoh:
- I do my homework everyday. (Aku mengerjakan PRku tiap hari).
- We do house cleaning every other day. (Kami mengerjakan pembersihan rumah tiap dua hari sekali). Lebih enak diterjemahkan: Kami membersihkan rumah dua hari sekali).
- You do that and I will do this. (Kamu kerjakan itu dan aku akan kerjakan ini).
- They do their homework every week. (Mereka mengerjakan PRnya tiap minggu).
- Ani and Anggi do their homework every Friday night. (Ani dan Anggi mengerjakan PRnya tiap Jumat malam = malam Sabtu). Digunakan DO karena Ani dan Anggi dapat digantikan dengan pronoun they.
DOES adalah bentuk singular dari verb1 DO. DOES digunakan pada kalimat present tense jika subjectnya singular. Yang dimasud dengan singular subject adalah he, she, it dan nouns yang dapat digantikan dengan he, she atau it.
Contoh:
- He does his homework everyday. (Dia mengerjakan PRnya tiap hari).
- She does house cleaning every other day. (Dia mengerjakan pembersihan rumah tiap dua hari sekali).
- Andi always does a great job. (Andi selalu mengerjakan perkerjaannya dengan sangat baik). Digunakan DOES karena Andi dapat diganti dengan pronoun he.
- My little sister does the dishes everyday. (Adikku (cewek) membersihkan piring-piring (dan alat makan lainnya) tiap hari).
- The washing machine is good. It does the washing very well. (Mesin cuci itu bagus. Mesin cuci itu melakukan pencucian dengan sangat baik= Mesin cuci itu membersihkan pakaian-pakaian dengan sangat baik).
Selain dapat digunakan dalam simple present tense, DO juga dapat digunakan dalam kalimat simple future tense (membentuk verb phrase WILL DO, IS/AM/ARE GOING TO DO) dan past future tense (membentuk verb phrase WOULD DO, WAS/WERE GOING TO DO). Dalam hal ini, DOES tidak dapat digunakan.
Contoh:
- He will do his homework tomorrow. (Dia akan mengerjakan PRnya besok).
- She would do the house cleaning yesterday but she didn’t. (Dia akan mengerjakan pembersihan rumah kemarin tetapi tidak jadi).
- My little sister is going to do the dishes in an hour. (Adikku (cewek) akan membersihkan piring-piring (dan alat makan lainnya) lagi satu jam lagi).
- The washing machine is good. It will do the washing very well. (Mesin cuci itu bagus. Dia akan membersihkan pakaian-pakaian dengan baik).
- They were going to do the math problems last night. For an unknown reason, they didn’t. (Mereka akan mengerjakan soal-soal matematika tadi malam. Karena alasan yang tidak diketahui, mereka tidak jadi).
b. Sebagai kata bantu
Sebagai kata bantu, DO dan DOES umumnya digunakan pada kalimat negatif dan kalimat tanya dalam pola simple present tense, dan jika kalimat tersebut menggunakan kata kerja. DO digunakan jika subjectnya plural, sedangkan DOES digunakan jika subjectnya singular.
- I/we/you/they + DO + not + verb1 + …
- He/she/it + DOES + not + verb1 + …
- DO + I/we/you/they + verb1 + …?
- DOES + he/she/it + verb1 + …?
Contoh:
- He doesn’t do his homework everyday. (Dia tidak mengerjakan PRnya tiap hari). Di kalimat ini, does adalah kata bantu, sedangkan do adalah verb1.
- She doesn’t do house cleaning every other day. (Dia tidak mengerjakan pembersihan rumah tiap dua hari sekali).
- Andi doesn’t always do a great job. (Andi tidak selalu mengerjakan perkerjaannya dengan sangat baik).
- My little sister doesn’t do the dishes everyday. (Adikku (cewek) tidak membersihkan piring-piring (dan alat makan lainnya) tiap hari).
- The washing machine isn’t good. It doesn’t do the washing well. (Mesin cuci itu tidak baik. Mesin cuci itu tidak membersihkan pakaian-pakaian dengan baik).
- Do you go to school everyday? (Apakah kamu pergi ke sekolah tiap hari?)
- Does Amy want to meet me? (Apakah Amy ingin ketemu aku?).
- Do they play badminton every night? (Apakah mereka main bulutangkis tiap malam?).
- Do you love him? (Apakah kamu mencintainya?).
- Does that man have a lot of money? (Apakah cowok itu punya banyak uang?)
Kadang-kadang kata bantu DO dan DOES digunakan pada kalimat positif, khususnya ketika menjawab pertanyaan. Penggunaan kata bantu ini dimasudkan untuk mengeraskan arti atau memberi penekanan.
Pola kalimatnya adalah:
- I/we/you/they + DO + verb1 + …
- He/she/it + DOES + verb1 + …
Contoh berikut adalah jawaban dalam bentuk kalimat positif terhadap contoh kalimat tanya 6 -10 di atas:
- Yes, I DO go to school everyday. (Ya, aku memang/betul pergi ke sekolah tiap hari).
- Yes, Amy DOES want to meet you. (Ya, Amy memang ingin ketemu kamu).
- Yes, they DO play badminton every night. (Ya, mereka memang main bulutangkis tiap malam).
- Yes, I DO love him. (Ya, aku memang mencintainya).
- Yes, he DOES have a lot of money. (Ya, cowok itu memang punya banyak uang).
2. Penggunaan DID
a. Sebagai kata kerja
Kata kerja DID hanya dapat digunakan pada kalimat simple past tense. Bentuknya tetap DID walaupun subjectnya singular maupun plural.
- Subject + DID + …
Contoh:
- He did his homework yesterday. (Dia mengerjakan PRnya kemarin).
- She did house cleaning two days ago. (Dia mengerjakan pembersihan rumah dua hari yang lalu).
- Andi did a great job. (Andi mengerjakan perkerjaannya dengan sangat baik).
- My little sister did the dishes a few minutes ago. (Adikku (cewek) membersihkan piring-piring (dan alat makan lainnya) beberapa menit yang lalu).
- My mom did the ironing for me last night. (Ibuku menyeterika pakaianku tadi malam).
b. Sebagai kata bantu
Kata bantu DID umumnya digunakan pada kalimat negatif dan kalimat tanya pada simple past tense.
- Subject + DID + not + verb1 + …
- DID + subject + verb1 + …?
Contoh:
- He didn’t do his homework yesterday. (Dia tidak mengerjakan PRnya kemarin).
- She didn’t do house cleaning last Saturday. (Dia tidak mengerjakan pembersihan rumah hari Sabtu lalu).
- Andi didn’t do a great job. (Andi tidak mengerjakan perkerjaannya dengan baik).
- My little sister didn’t do the dishes this morning. (Adikku (cewek) tidak membersihkan piring-piring (dan alat makan lainnya) tadi pagi).
- The washing machine isn’t good. It didn’t do the washing well. (Mesin cuci itu tidak baik. Mesin cuci itu tidak membersihkan pakaian-pakaian dengan baik).
- Did you go to school last Friday? (Apakah kamu ke sekolah hari Jumat lalu?)
- Did Amy want to meet me? (Apakah Amy ingin ketemu aku?).
- Did they play badminton last night? (Apakah mereka main bulutangkis tadi malam?).
- Did you love him? (Apakah dulu kamu mencintainya?).
- Did that man have a lot of money? (Apakah dulu cowok itu punya banyak uang?)
Seperti halnya kata bantu DO dan DOES, kadang-kadang kata bantu DID juga digunakan pada kalimat positif, khususnya ketika menjawab pertanyaan. Tujuanya sama yaitu untuk mengeraskan arti atau memberi penekanan.
Pola kalimatnya adalah:
Subject + DID + verb1 + ….
Contoh berikut adalah jawaban dalam bentuk kalimat positif terhadap contoh kalimat tanya 2.b: 6 -10 di atas:
- Yes, I DID go to school last Friday. (Ya, aku memang/betul ke sekolah hari Jumat lalu).
- Yes, Amy DID want to meet you. (Ya, Amy memang ingin ketemu kamu).
- Yes, they DID play badminton last night. (Ya, mereka memang main bulutangkis tadi malam).
- Yes, I DID love him. (Ya, dulu aku memang mencintainya).
- Yes, he DID have a lot of money before. (Ya, dulu cowok itu memang punya banyak uang).
3. Penggunaan DONE
a. Sebagai kata kerja
Done adalah bentuk verb3 dari DO. Done digunakan pada kalimat-kalimat yang menggunakan present perfect tense, past perfect tense, future perfect tense, dan past future perfect tense, baik pada kalimat positif, negatif, maupun kalimat tanya.
- Subject + have/has + DONE + …
- Subject + had + DONE + …
- Subject + will have + DONE + …
- Subject + would have + DONE + …
Contoh:
- He has done his homework. (Dia telah mengerjakan PRnya).
- She has done the house cleaning. (Dia telah mengerjakan pembersihan rumah).
- Andi has done a great job. (Andi teal mengerjakan perkerjaannya dengan sangat baik).
- My little sister had done the dishes before my mother arrived home. (Adikku (cewek) telah (selesai) membersihkan piring-piring (dan alat makan lainnya) sebelum ibuku tiba di rumah).
- The washing machine had done the washing very well before it was out of order last week . (Mesin cuci itu telah membersihkan pakaian-pakaian dengan sangat baik sebelum rusak minggu lalu).
- This homework will have been done by 5 p.m. (PR ini akan telah terselesaikan sebelum jam 5).
- He shouldn’t have done it. (Dia semestinya telah tidak melakukannya).
- I agree. If I were he, I wouldn’t have done it. (Aku sependapat. Jika aku adalah dia, aku tidak akan melakukannya).
- Have you done your homework yet? (Apakah kamu telah mengerjakan PRmu?).
- Yes, I have done it. (Ya, aku telah mengerjakannya).
Selain pada kalimat aktif, DONE dapat digunakan pada kalimat pasif (passive voice) pada semua tensis.
- Subject + to be + DONE + …
Contoh:
- The work has been done by a professional. (Pekerjaan itu telah dikerjakan oleh seorang profesional).
- The dishes are being done by my sister. (Piring-piring (kotor) itu sedang dibersihkan/dicuci oleh adikku).
- It will be done soon. (Itu akan segera dikerjakan).
b. Sebagai adjective
Seperti halnya verb3 lainnya, DONE juga dapat digunakan sebagai adjective.
Contoh:
- I really want to get this done ASAP. (Aku sangat ingin hal ini terselesaikan secepat mungkin. ASAP = as soon as possible).
- How would you like your steak sir: raw, medium or well done? (Steak yang bagaimana yang tuan pesan; belum mateng benar, sedang-sedang, atau mateng betul?).
- I am done.


20 comments
fendy
November 9, 2009
em… ohh thanks
Swara Bhaskara
November 9, 2009
Em… oh. My pleasure.
febriqorina
November 12, 2009
i love this site.. site or sites?? what make it different? please correct me always
Swara Bhaskara
November 12, 2009
Swara Bhaskara’s English is only one site. Please feel free to ask any question about English on this site!
Note: -s tidak perlu ditambahkan di belakang kata “site” jika maknanya singular (tunggal). Sebaliknya, tambahkan -s jika maknanya plural (jamak).
There are so many English learning sites on internet. This site is one of them (them = those English learning sites).
Can you see the difference? It’s about singular and plural noun.
febriqorina
November 12, 2009
cool. i can see the difference. just like ” i have many novels, but i like Jane Austen novel ” much more like that?
Swara Bhaskara
November 12, 2009
Yup, you’re absolutely correct.
jafarmadina
March 20, 2010
waaaah…sangat bermanfaat, thanks ya atas informasinya, satu lagi nih…
Apakah kalau seandainya kita hilangkan “do” tidak mempengaruhi arti
ok thanks
Jafar Madina
Swara Bhaskara
March 20, 2010
BERTANYA TANPA DO/DOES/DID ?
Khusus in speaking, bertanya tanpa DO/DOES/DID (atau tanpa menginversi auxiliary lainnya ke depan subject kalimat) masih dapat dipahami oleh bule, karena dibantu oleh intonasi kalimat pada saat kita bicara? Tetapi, kening bule itu akan berkerut karena mikir apakah konteks yang ditanyakan itu in the past (simple past tense) atau at present time (simple present tense), atau dalam tensis lainnya.
In writing, berkerutnya kening bule akan semakin tampak jelas, apalagi kalau kita kelupaan ngetik “tanda tanya (?)”.
ahmadi
June 1, 2011
afternoon sir, nice to see u here again. what all i really want is hope you in good condition. everytime.
i’ve got some quoestion from somewere (edukasi.com) last night and some question has make me so confuse. and then i got and idea,the idea that i could asking you to explain that question which make me confuse.because i thought, you’re the only one, who really knew to make me how to learn. so, please explain these question sir, i gave up to you..thanks before hand
1) There was so much noise next door.
Our neighbor …… from their vacation abroad.
A. may come back
B. would have come back
C. is supposed to come back
D. must have come back
E. ought to come back
2) Look at this street, it is very muddy. It…… have rained heavily last night
A. will
B. would
C. could
D. must
E. might
3) If we want to speak English fluently, we … practice the language we have learnt continuously
A. can
B. may
C. might
D. have to
E. could
4) The increase in the sales of new cars … expected to make traffic jams worse.
A. is
B. are
C. be
D. being
E. to be
5) “Your son will be operated on tomorrow morning He … have a good rest tonight. The doctor said.
A. might
B. may
C. can
D. must
E. would rather
Swara Bhaskara
June 2, 2011
These are my answers to the above questions.
1) D. must have come back
There was so much noise next door.
Our neighbor must have come back from their vacation abroad.
2) D. must
Look at this street, it is very muddy. It must have rained heavily last night
3) D. have to
If we want to speak English fluently, we have to practice the language we have learnt continuously
4) A. is
The increase in the sales of new cars is expected to make traffic jams worse.
5) D. must.
“Your son will be operated tomorrow morning. He must have a good rest tonight. The doctor said.
Now, let’s discuss especially those that make you confused.
Andywan
August 23, 2011
kalau untuk kalimat tanya, bagaimana cara membedakan kapan pakai do/does dan kapan pakai is/are?? thanks
Swara Bhaskara
August 23, 2011
Hi Andywan,
Pola kalimat: S + V (predikat) + O + M.
Dalam membuat kalimat tanya, kita berpatokan pada predikat. Kalau predikatnya berupa kata kerja (verb), dalam simple present tense kita gunakan DO atau DOES. Sebaliknya, kalau predikatnya bukan kata kerja (see: kalimat nominal), dalam simple present tense kita gunakan be IS, AM atau ARE. Begitu juga dalam kalimat negatif.
Sedangkan dalam simple past tense, kalau predikatnya berupa kata kerja (verb), kita gunakan kata bantu DID. Sebaliknya, kalau predikatnya bukan kata kerja, kita gunakan be WAS atau WERE.
Semua contoh kalimat di posting di atas menggunakan kata kerja, olehnya itu, baik kalimat tanya maupun kalimat negatif kita membutuhkan kata bantu DO, DOES, atau DID.
Setelah Andywan membaca posting Kalimat Nominal, please translate the following three sentences into English.
Andywan
August 24, 2011
Thank you sir..
Sangat bermanfaat sekali…
1. Are you hungry?
2. are they sad?
3. are we student?
muhammad salim
September 22, 2011
Pak, saya mau tanya penggunaan DO pada sub fungsinya sebagai kata bantu.
Maksud dari kata bantu itu membantu sebagai apa?
Kenapa DO munculnya pada kalimat negative dan introgative?
thanks a lot
igor castro
September 22, 2011
About Do, Does and Did, check it out this link http://swarabhaskara.com/miscellaneous/penggunaan-do-does-did-done/
Swara Bhaskara
November 1, 2011
Hi Muhammad Salim,
Dalam kalimat positive, hanya ada dua tensis yang tidak menggunakan auxiliary verb (aka: helping verbs; aka: kata bantu), yaitu simple present tense dan past tense dan itu pun kalau berupa kalimat aktif; bukan kalimat pasif dan bukan kalimat nominal.
Namun demikian, dalam kalimat negative dan kalimat interrogative, semua tensis membutuhkan kata bantu untuk ditambahkan adverb NOT atau untuk diinversi (diletakkan) di depan subjek kalimat.
Selain kedua tensis ini, semua tensis lainnya sudah mengandung kata bantu. Misalnya:
Dan karena sudah mengandung kata bantu, dalam kalimat negative kita hanya perlu menambahkan NOT, sedangkan dalam kalimat interrogative kita hanya perlu menginversi kata bantu tersebut ke depan subjek kalimat.
Dalam present continuous tense, verb-nya selalu dalam bentuk verb phrase, yaitu: is/am/are + verb-ing dimana verb-ing adalah main verb atau main part-nya, sedangkan is/am/are adalah helping part-nya. Begitu juga dalam present perfect tense, verb-nya selalu dalam bentuk verb phrase, yaitu: has/have + verb3 dimana verb3 adalah main part-nya, sedangkan has/have adalah helping part-nya, dst.
Kalau kita kembali ke simple present dan past tense, kalimat negative dan interrogative-nya akan salah kalau verb phrase-nya hanya :”not jog” atau “not jogged“:
Jadi, maksud dari kata bantu itu membantu sebagai apa?
Kenapa DO munculnya pada kalimat negative dan introgative?
Kenapa disebut kata bantu (helping verbs), kenapa bukan disebut auxiliary verb saja?
Moga membantu.
namanyajugaorangbego
October 30, 2011
pak saya mau tanya nih, tentang penggunaan kata up dan down.
misalnya : wake up —> kenapa harus ditambahin kata up lagi, padahalkan artinya sudah jelas
contoh lain : falling down —> kenapa harus ditambahin kata down ??
mohon pencerahannya yaa, thanks in advance
Swara Bhaskara
November 1, 2011
Hi Namanyajugaorangbego,
You’re talking about redundancy. Yes, you’re right that the inclusion of UP or DOWN into a particular word is actually not needed. For instance:
In speaking, such an inclusion is used to give more stress or to convey a clearer meaning (although the described word is already clear in meaning). In formal writing (in a test, for example), however, such an inclusion should be avoided.
What about wake up? The inclusion of UP here is not considered redundant because both words are different in meaning. WAKE = action “membuka mata (dari tidur)”, while UP = movement “ke atas”. Let’s compare to “rise up”: RISE = action “naik”, while UP = movement “ke atas”. “fall down”. Fall = action “jatuh”, while DOWN = movement “ke bawah”.
I’ll post a list of common redundancies soon, but for the time being, if you’d like, please see:
dahlia
November 22, 2011
Good morning…. your site give me advantage so much. But, now I still learn english and I want to ask you about different HAVE TO and MUST TO. Thank you
Swara Bhaskara
November 23, 2011
Hi Dahlia,
First of all, please see: Penggunaan MUST vs HAVE TO