Yang dimaksud dengan infinitive adalah “to + verb1″. Misalnya: to run, to play, to sleep, to study, to do, to clean, to grow, to kick, to smoke, ect.
Infinitives pada umumnya digunakan sebagai object kalimat. Selain itu, infinitives juga kadang-kadang digunakan sebagai subject kalimat.
A. Infinitives as Subjects
Sebagai subject kalimat, infinitive pada umumnya dalam bentuk infinitive clause.
Contoh:
- To play kites when it’s very cloudy is very dangerous. ( Bermain layang-layang ketika mendung tebal sangat berbahaya).
- To study the grammar is a must if you want to improve your English. (Belajar grammar merupakan keharusan jika kamu ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu).
- To play football when drizzling is very joyful. (Bermain sepakbola ketika hujan rintik-rintik sangat menyenangkan).
Dengan tidak merubah makna, ketiga kalimat di atas berturut-turut dapat diekspresikan sebagai berikut:
- It is very dangerous to play kites when it’s very cloudy.
- It is a must to study the grammar if you want to improve your English.
- It is very joyful to play football when drizzling.
B. Infinitives as Objects
Sering kita harus menggunakan verbs setelah verbs lainnya. Jika verb diikuti oleh verb yang lain, maka verb yang mengikuti tersebut berfungsi sebagai object kalimat. Verbs yang mengikuti tersebut dapat berbentuk infinitive atau dapat juga berbentuk gerund, tergantung pada verb yang diikutinya. Verbs pada table berikut diikuti oleh infinitives.
| agree (menyetujui) appear (tampak) attempt (berusaha) claim (mengklaim) decide (memutuskan) demand (menuntut) desire (berkeinginan) expect (berharap) fail (gagal) | hesitate (ragu-ragu) hope (berharap) intend (bermaksud) learn (belajar) need (membutuhkan) offer (menawarkan) plan (merencanakan) prepare (mempersiapkan) pretend (pura-pura) | promise (berjanji) refuse (menolak) seem (tampak) strive (berusaha keras) tend (cenderung) try (mencoba) want (ingin) wish (berharap) would like (ingin/mau) |
| begin (mulai) can’t bear (tidak tahan) can’t stand (tidak tahan) continue (melanjutkan) | dislike (tidak suka) dread (takut) hate (benci) like (suka) | love (cinta) prefer (lebih suka) start (mulai) |
| stop (berhenti) | remember (ingat) | forget (lupa) |
Note :
- Verbs pada baris pertama selalu diikuti oleh infinitives (tidak pernah diikuti oleh gerund).
- Verbs pada baris kedua selain diikuti oleh infinitives juga dapat diikuti oleh gerunds dengan makna yang sama dengan bentuk infinitive-nya. (Lihat contoh 13-17).
- Verbs pada baris ketiga juga dapat diikuti oleh gerunds, tetapi maknanya berbeda dengan bentuk infinitive-nya. Lihat contah 18,-20 dan bandingkan perbedaan maknanya dengan contoh pada pembahasan tentang gerund).
Contoh:
- Everybody has agreed to meet again next week. (Tiap orang telah setuju untuk bertemu kembali minggu depan).
- Look! The newly born calf is attempting to stand on his own feet. (Lihat!. Anak sapi yang baru saja lahir itu sedang mencoba untuk berdiri di atas kakinya sendiri).
- He claimed to have returned my book but I am a hundred percent sure that he hasn’t. (Dia mengklaim telah mengembalikan buku saya tetapi saya 100% yakin dia belum mengembalikannya).
- Our government decided to lower the gas price. (Pemerintah kita memutuskan untuk menurunkan harga bensin). Note: gas = gasoline
- The laborers of that company are demanding to get better salaries. (Pekerja-pekerja di perusahaan itu menuntut untuk mendapatkan gaji yang lebih baik).
- If I make a mistake, please don’t hesitate to correct me. (Jika saya membuat kesalahan, jangan ragu-ragu untuk memperbaiki saya/jangan ragu-ragu memberitahu saya bahwa itu salah).
- I was pretending to study hard when my mom entered my room last night. (Saya sedang berpura-pura untuk belajar keras ketika mama saya memasuki kamar saya tadi malam).
- I am so sorry. I didn’t intend to hurt your feeling. (Saya sangat menyesal. Saya tidak bermaksud untuk menyakiti hatimu).
- She refused to accept my help. (Dia menolak untuk menerima bantuan saya).
- If you don’t strive to learn English, your English will not improve steadily. (Jika kamu tidak berjuang keras untuk belajar bahasa Inggris, bahasa Inggris kamu tidak akan terus meningkat).
- I want to write down all of the English patterns on this blog. (Saya ingin menulis semua pola bahasa Inggris di blog ini).
- He needs to borrow some money. (Dia perlu meminjam sejumlah uang).
- I like to study English = I like studying English. (Saya suka belajar bahasa Inggris).
- They just began to study math last night = They just began studying math last night. (Mereka mulai saja mulai untuk belajar matematika tadi malam). Note: math disingkat dari mathematics.
- My grandmother couldn’t bear to hear the loud noise coming from the construction site = My grandmother couldn’t bear hearing the loud noise coming from the construction site. (Nenek saya tidak tahan mendengar suara keras yang datang dari lokasi pembangunan (i.e. gedung) tersebut.
- They prefer to play football than (to) study = They prefer playing football to studying. (Mereka lebih suka main sepakbola daripada belajar). Note: Kedua kalimat maknanya sama, tetapi grammarnya sedikit berbeda. Perhatikan dimana letak perbedaanya.
- We started to try to study English last month = We started trying to study English last month. (Kami mulai mencoba untuk belajar bahasa Inggris bulan lalu).
- I want to stop to smoke. (Saya ingin berhenti (melakukan sesuatu yang sedang dikerjakan) untuk merokok). Dalam kalimat ini, subject I ingin berhenti melakukan sesuatu agar dapat merokok. Bedakan artinya jika verb smoke dalam bentuk gerund.
- My brother remembered to lock his car. (Kakak saya ingat untuk mengunci mobilnya). Dalam kalimat ini, subject my brother teringat dulu, baru kemudian dia melakukan aktivitas mengunci mobil). Note: Gunakan infinitive jika aktivitas dari verb yang mengikutinya akan dilakukan setelah action dari verb remember). Ini juga berlaku utuk verb forget.
- My brother didn’t forget to lock his car. (Kakak saya tidak lupa untuk mengunci mobilnya).
2. Setelah object pronoun atau noun
Berbeda dengan verbs di atas, verbs pada tabel berikut umumnya membutuhkan object pronoun (i.e. me, you, him, her, it, them, us) atau noun sebelum diikuti oleh infinitive.
| advise (menasehati) allow (mengijinkan) ask (menyuruh) encourage (mendorong) expect (mengharapkan) force (memaksa) | invite (mengundang) need (membutuhkan) order (memerintah) permit (mengijinkan) remind (mengingatkan) require (membutuhkan) | tell (memberi tahu) want (menginginkan) warn (memperingatkan) would like (mau) |
Contoh:
- The teacher advised us to study harder. (Guru itu menasehati kita untuk belajar lebih giat).
- Have your parents allowed you to have a boyfriend yet? (Apakah orang tua kamu telah mengijinkan kamu punya pacar?)
- My mom asked me to help my younger brother (to) do his homework. (Mama saya meminta saya untuk membantu adik saya mengerjakan PRnya). Note: verb help dapat diikuti oleh infinitive atau verb1. Tetapi, verb1 lebih sering digunakan.
- Ronny begged Rini to marry him. (Ronny memohon Rini untuk kawin dengannya).
- The eruption of mount Merapi forced the villagers to flee their villages. (Meletusnya gunung Merapi memaksa penduduk-penduduk desa untuk meninggalkan desa mereka).
- A success story can encourage people to be successful. (Sebuah kisah tentang kesuksesan dapat mendorong orang untuk sukses).
3. Setelah adjectives
Pada umumnya adjective dapat diikuti baik oleh infinitive maupun oleh gerund dengan tanpa merubah makna kalimat. Tetapi, ada beberapa adjective yang hanya diikuti oleh infinitive dan tidak pernah diikuti oleh gerund. Adjectives yang dimaksud disajikan pada table berikut.
| able (dapat) anxious (cemas, antusias) boring (bosan) common (umum) dangerous (berbahaya) difficult (sulit) | eager (antusias) easy (mudah) good (baik) hard (sulit) pleased (senang) prepared (siap) | ready (siap) strange (aneh) usual (biasa) |
Note: able dan capable memiliki arti yang sama (i.e. bisa/mampu), tetapi grammarnyasangat berbeda; able diikuti oleh infinitive, sedangkan capable diikuti oleh of + gerund (Lihat contohnya pada pembahasan tentang gerund).
Contoh:
- Will you be able to finish your work by noon tomorrow? (Apakah kamu (akan) bisa menyelesaikan pekerjaanmu sebelum jam 12 siang besok?).
- Yeyes is very eager to wear her new cloth. (Yeyes sangat antusias untuk mengenakan/memakai pakaian barunya).
- I am lazy to go to study English. (Saya malas pergi belajar bahasa Inggris).
- She is happy to give you this present. (Dia bahagia memberimu hadiah ini).
- My father’s car is dirty enough to be washed. I am ready to wash it now. (Mobil ayahku cukup kotor untuk dicuci. Saya siap mencucinya sekarang).
- We have to be strong to accept this bad news. (Kita harus kuat untuk menerima berita buruk ini).
4. Setelah nouns
Contoh:
- I will go to a shopping mall to buy a new bag. (Saya akan pergi ke mall untuk membeli sebuah tas baru).
- He is looking for a knife to peel the mango. (Dia sedang mencari sebuah pisau untuk mengupas mangga itu).
- He climbed that tall tree to get his kite. (Dia memanjat pohon yang tinggi itu untuk mendapatkan layang-layangnya).
- My father usually puts on his sunglasses to protect his eyes from the sun ray. (Ayah saya biasanya memakai kacamatanya untuk melindungi matanya dari sinar matahari).
- Every driver has to push the brake to stop the car. (Setiap pengemudi harus menginjak rem untuk menghentikan mobil).
Negation
Infinitive dibuat negative dengan menempatkan particle (kata bantu) NOT di depan infinitive tersebut.
Contoh:
- Everybody has agreed not to meet again. (Tiap orang telah setuju untuk tidak bertemu kembali).
- Do you prefer not to study? (Apakah kamu lebih suka untuk tidak belajar?)
- We have decided not to tell her the truth about what her boyfriend did last night. (Kita telah memutuskan untuk tidak memberitahu dia yang sebenarnya tentang apa yang pacarnya lakukan tadi malam).
- Today is a holiday. I am glad not to go to school today.
- The laborers of that company are demanding not to get laid off. (Pekerja-pekerja di perusahaan itu sedang menuntut untuk tidak diberhentikan /dirumahkan).


26 comments
H. Ahmad Fannany
August 23, 2009
Dear The Author
Masih sekitar Gerund dan Infinitive yang akan saya tanyakan
Untuk subject kita bisa memilih menggunakan Gerund atau Infinitive
Nah,untuk object apakah kita juga bisa memilih mana yang kita suka seperti hal nya subject, dengan kata lain Gerund atau Infinitive tidak mengikat, kita boleh mengunakan salah satu nya dalam membuat kalimat.
Best regards
H.Ahmad Fannany
Swara Bhaskara
August 23, 2009
Untuk menjawab pertanyaan ini, saya modifikasi sedikit pola yang dituliskan dalam artikel, menjadi:
Subject + verbA + verbB + …
VerbB di sini berfungsi sebagai object. VerbB bisa dalam bentuk infinitives, bisa juga dalam bentuk gerunds. Hal ini ditentukan oleh verbA. Seperti disinggung di artikel, ada verbA yang hanya dapat diikuti oleh infinitives, ada verbA yang hanya dapat diikuti oleh gerunds, dan ada juga verbA yang dapat diikuti oleh keduanya.
Contoh:
Bagaimanakah cara menentukan apakah kita harus gunakan infinitives atau gerunds?.
a. Cara terbaik adalah: Hafalkan verbs yang telah disebutkan dalam tabel di atas dan di topik gerunds!
b. Jika anda lupa, gunakan metode berikut. Gunakan infinitives jika action dari verbB akan dilakukan setelah action dari verbA, dan “to” (di infinitives tersebut) dapat diartikan “untuk” . Sebaliknya, gunakan gerunds jika action dari verbB telah dilakukan sebelum action dari verbA. Pada contoh 1, misalnya, action dari “study” adalah setelah action dari “decide”. Dengan kata lain, decide duluan, baru diikuti oleh study. Sebaliknya, pada contoh 2, action dari “love” telah dilakukan sebelum action dari “regret”. Love (atau lengkapnya: not loving him more deeply) duluan, baru kemudian “regret”.
Apakah dalam bahasa Inggris ada pola berikut: Subject + verbA + verbB + verbC + verbD + … ?
Jawabannya: Yes. Semua verb setelah verbA merupakan phrase yang berfungsi sebagai object. Bentuk verbC (apakah infinitives atau gerunds) ditentukan oleh verbB, bentuk verbD ditentukan oleh verbC, dan seterusnya. Dengan catatan, jika verb yang mengikuti dapat dalam bentuk infinitives atau gerunds (dan makna kalimatnya sama), gunakan infinitives jika verb yang diikuti dalam bentuk gerunds, sebaliknya gunakan gerunds jika verb yang diikuti dalam bentuk infinitives. Hal ini karena bule tidak suka hal yang monoton.
Contoh:
jafarmadina
March 30, 2010
minta tolong penjelasan tentang “about” yang berarti “tentang”, tapi “about a year” akan berubah makna menjadi “sekitar/kurang lebih”.
Swara Bhaskara
April 1, 2010
Perbedaan makna “about” ini dapat dibaca di topik: Prepositions (Part 2).
jafarmadina
March 30, 2010
Today is an exciting day because in lesson 6 we are going to learn how to use the “possessive s”. (Hari ini adalah hari yang menyenangkan karena dalam pelajaran 6 kita akan belajar bagaimana menggunakan “posesif s”)
apakah kata “going to” boleh di ganti dengan “will”
Swara Bhaskara
April 1, 2010
Ya boleh. “is/am/are going to” = “will” = “akan”. Sebagai permulaan, untuk mengekspresikan “akan” silakan gunakan “is/am/are going to” dan “will” interchangeably. Tetapi sebenarnya, jika kita mengekspresikan aktivitas YANG DIRENCANAKAN akan dilakukan, lebih tepat digunakan “is/am/are going to”, seperti telah disinggung dalam topik : Simple Future Tense. Di kalimat di atas digunakan “are going to” (bukan “will) karena Pelajaran 6 merupakan aktivitas yang sudah direncanakan/diskedul/dijawal sebelumnya AKAN dilakukan “hari ini”.
NOTE: Kalau be-nya adalah was atau were (i.e. “was/were going to”), maka modal auxiliary yang tepat menggantikannya adalah “would” (bukan will). (Silakan baca : Past Future Tense.
jafarmadina
March 30, 2010
apakah perbedaan “Can” dengan “able”
Swara Bhaskara
April 1, 2010
CAN vs ABLE vs CAPABLE
Kata “can” dan “able” (dan juga “capable”) memiliki makna yang sama, yaitu “dapat” atau “mampu”. Tetapi, pola penggunannya adalah berbeda, yaitu:
S + CAN + verb1 + …
S + BE ABLE TO + verb1 + …
S + BE CAPABLE OF + VERB-ING + …
NOTE: Agar maknanya sama dengan “can”, be yang mengawali “able” dan “capable” harus dalam bentuk present (yaitu: am, is, atau are).
CONTOH:
You can do it. (Kamu dapat melakukannya).
You are able to do it. (Kamu dapat melakukannya).
You are capable of doing it. (Kamu dapat melakukannya).
Jika yang mengawali “able” dan “capable” adalah was atau were, maka maknanya sama dengan “could”.
CONTOH:
You could do it. (Kamu dapat melakukannya).
You were able to do it. (Kamu dapat melakukannya).
You were capable of doing it. (Kamu dapat melakukannya).
Sekarang, kalau kalimat Indonesianya sbb:
Kamu akan dapat melakukannya.
Apakah benar kalau ditulis:
You WILL CAN do it. (? ? ?)
TIDAK. Kalimatnya salah. Yang benar adalah:
You will be able to do it.
You will be capable of doing it.
“Can” juga tidak dapat digunakan dalam bentuk future tense lainnya (past future, future perfect, past future perfect, dst), dan begitu juga dalam perfect tense (i.e. present perfect, past perfect, dst). Dalam hal ini, gunakanlah “be able to” atau “be capable of”.
jafarmadina
April 1, 2010
Makasih ya atas tanggapannya…..
endru
September 6, 2010
Dear Author,
Which one of these sentences is correct:
1. I have seen your profile today, which is very interesting, and I’d like to be your friend.
2. I have seen your profile today, which is very interesting, and I’d like to become your friend.
Or can I just simply say: I have seen your profile today and I’m interested to be your friend.
Which one is more polite, and why?
Please explain.
Love,
Endru
Swara Bhaskara
September 6, 2010
Hi Endru,
Great sentences. Ketiga kalimat almost perfect. Tapi ada dua hal kecil yang perlu dipertimbangkan lagi di sini.
1. Penggunaan present perfect tense.
Di tensis ini, hindari menggunakan keterangan waktu yang spesifik, seperti: today, yesterday, two days ago, last January, etc.
Kalimat di atas perlu dimodifikasi sedikit (dengan menghilangkan ‘today‘) menjadi:
I have seen your profile.
Dan kalau kita menjadi sahabat sejak hari ini, tambahkan since di depan today:
We have been friends since today.
Atau, bisa dinyatakan dalam simple past tense (tentu saja makna ‘SUDAH’-nya hilang) kalau Endru lebih menekankan waktu kejadiannya.
I saw your profile today.
Today di sini bukan berarti hari ini secara keseluruhan (24 jam), tapi waktu sebelum kalimat ini ditulis/diucapkan dan waktu tersebut berada dalam kisaran hari ini. Kalau sekarang jam 12.30 siang, 3 jam lalu termasuk today, kan?
I saw your profile earlier today.
I saw your profile three hours ago.
2. Be vs Become.
Be dan become pada umumnya interchangable. Perbedaan tipis dari keduanya telah dididiskusikan di sini.
endru
September 6, 2010
Dear Swara Bhaskara,
Great explanation. Saya bisa mengerti setiap keterangan anda dengan mudah. I can easily understand every word you say. Thanks a lot, sir.
endru
Swara Bhaskara
September 6, 2010
Glad to hear that. Keep up learning! Your English is excellent.
elyn
November 28, 2010
mas mau nanya ko penjelasan yang infinitives, contoh nomor 18 yang B “I wants to stop smoke” ko singular verb yah? sedangkan subjeknya plural. terima kasih.
Swara Bhaskara
November 28, 2010
Thanks Elyn,
Salah ketik. Thanks again.
mdhinika
February 3, 2011
Dear Swara Bhaskara,
saya sering lihat judul berita dimana polanya :
“subject + to verb1 ” misalnya
” Obama to Send Multitrillion-Dollar Budget to Congress Feb. 14 ” ,
sumbernya : http://www.businessweek.com/news/2011-01-31/obama-to-send-multitrillion-dollar-budget-to-congress-feb-14.html
Apakah ada ketentuan khusus untuk pola seperti itu, dan kapan bisa digunakan ?
Thx
Regards
Dhini
Swara Bhaskara
February 5, 2011
Hi mdhinika,
Pada umumnya, judul tidak merupakan sebuah kalimat. Judul bahkan bisa hanya terdiri dari sebuah kata, bukan?
mdhinika
February 5, 2011
Hi Mr Swara,
thx for your respon and great explanation
Regards
Dhini
Object Kalimat (Complement) « NEVER GIVE UP LEARNING!
May 13, 2011
[...] Infinitives (contoh 16-18) [...]
ari
May 26, 2011
pa hari sabtu kemarin , ketika kami mendiskusikan tentang “to infinitive”
salah seorang dari teman saya mengajukan contoh yaitu ” i am to kill him”
apakah ini termasuk to infinitive ? dan apa kedudukan dan arti dari kalimat ini?
apakah to kill sbg objek dari linking verb of tobe “am” ? mohon penjelasannya Mr swara?
Swara Bhaskara
May 27, 2011
Yes, to kill, to help, to discuss, to study, to kiss dst. termasuk infinitive. And yes, di kalimat ini, “to kill you” berfungsi sebagai objek kalimat.
ari
May 27, 2011
Sir. di link ini ada pembahasan tentang noun patterns tapi saya tidak mengerti maksudnya < mohon di jelaskan sedikit. minta jawabannya melalui posting Sir? thanks
bhaskara_lovers
July 5, 2011
i read a pocket book titled Learner’s pocket. in the topic discussing on infinitive, I have found a few confusion, that book told me that we could not use simple infinitive in negative.
for example:
we are quiet not to disturb you (INCORRECT)
we are quiet so as not to disturb you (CORRECT)
the correct one above is different pattern from the one you have namely on the negation section, you said just put NOT before infinitive.
please give me explanation…
Swara Bhaskara
July 8, 2011
Hi bhaskara_lovers,
Infinitives dapat berfungsi sebagai noun, sebagai adverb, dan sebagai adjective.
A. Infinitives sebagai noun menjawab pertanyaan what
1. The two persons have agreed to meet again. The two persons have agreed not to meet again.
2. Do you prefer to study or do you prefer not to study?
3. We have decided to tell her the truth about what her boyfriend did last night. We have decided not to tell her the truth about what her boyfriend did last night.
B. Infinitives sebagai adverb menjawab pertanyaan why. Fungsi ini umumnya (if not all) akan menjadi lebih jelas kalau disisipi “in order” (atau so as, dan sejenisnya) sebelum infinitive bersangkutan.
1. I went to the shopping mall (in order) to buy something. I went to the shopping mall (in order) not to meet someone.
2. He entered your backyard (in order) to get his kite. He entered your backyard (in order) not to steal something.
3. My father usually puts on his sunglasses (in order) to protect his eyes from the sun ray. He puts on his sunglasses (in order) not to make himself look better.
4. We are quiet in order to let you rest. We are quiet in order not to disturb you.
5. He is always busy in order to get rid of his loneliness. He is always busy in order not to feel lonely.
C. Infinitives sebagai adjective menerangkan noun/pronoun, phrase or clause.
1. She wants to buy something to wear. (to wear menerangkan noun something). She wants to buy something to wear, not to collect. ((not) to collect menerangkan noun something).
2. He needs someone to talk. (to talk menerangkan noun someone). He needs someone to talk, not to love.
3. I am glad not to go to school today. ((not) to go (to school) menerangkan clause I am glad)
4. He’s sad not to be able to meet her tomorrow. ((not) to be (able to meet her tomorrow) menerangkan clause He’s sad).
Sekarang, kita kembali ke hal yang ditanyakan.
Kalau kita perhatikan Contoh B. 4 & 5, in order (atau as to) di kedua contoh kalimat ini adalah tidak optional agar kalimatnya makes sense (agar tidak sound akward).
So, penggunaan in order/so as yang disarankan oleh Learner’s Pocket sebenarnya khusus untuk kalimat yang menggikuti pola:
S + be + adjective + in order/so as + infinitive + …
walaupun kalimatnya bermakna positif sekali pun.
Sedangkan pada contoh B. 1-3 dimana penggunaan in order/as to-nya adalah optional, penggunaan not di depan infinitive tetap makes sense walaupun tanpa in order/as to.
Dan sekedar tambahan, jangan gunakan in order/as to pada infinitive yang berfungsi sebagai noun (poin A) dan sebagai adjective (poin C).
The two persons have agreed in order not to meet again. (INCORRECT)
Do you prefer in order not to study? (INCORRECT)
She wants to buy something to wear, in order not to collect. (INCORRECT)
I am glad in order not to go to school today. (INCORRECT)
Complement | Handinha's Blog
November 8, 2011
[...] Marini began to write a poem. (poem = puisi). Contoh yang lain penggunaan infinitives sebagai complement dapat dibaca di topik: Infinitives. [...]
LET’S STUDY ENGLISH « ibielovess
November 30, 2011
[...] b) Verbs pada baris kedua selain diikuti oleh gerund juga dapat diikuti oleh infinitive dengan makna sama dengan bentuk gerund-nya. (Lihat contohnya pada infinitive). [...]