A. Penggunaan WHO vs WHOM
Relative pronoun who dan whom dua-duanya berarti “siapa” kalau digunakan dalam kalimat tanya dan noun clause. However, who dan whom dua-duanya akan berarti “yang” kalau digunakan dalam adjective clause.
Dalam formal writing or speaking, penggunaan who dan whom sedikit berbeda.
a. Penggunaan WHO vs WHOM dalam kalimat tanya
Dalam kalimat tanya (interrogative), who digunakan untuk menanyakan subject kalimat.
Pola penggunaan who adalah sebagai berikut:
Who + verb + object + …?
- Who has this great car? (Siapa punya mobil bagus ini?).
- Who was the first human to set foot on the moon surface? (Siapa orang yang pertama kali menginjakkan kaki di permukaan bulan?).
- Who will accompany you to the party? (Siapa yang akan menemani kamu ke pesta itu?).
Kalau ketiga kalimat tanya di atas dijawab, maka akan terlihat bahwa who memang menggantikan subject kalimat.
- My father has this great car. Atau disingkat: My father does.
- Neil Armstrong was the first human to set foot on the moon surface. Atau : Neil Armstrong was.
- My cousin will. (Sepupuku).
Whom dalam kalimat tanya (interrogative) digunakan untuk untuk menanyakan object kalimat. Whom tidak pernah digunakan untuk menggantikan subject kalimat. Pola penggunaan whom adalah sebagai berikut:
Whom + auxiliary/kata bantu + subject + verb + …?
- Whom do you love more? (Siapa yang lebih kamu cintai?).
- For whom did he buy that necklace? For his girl friend? (Untuk siapa dia membeli kalung itu? Untuk pacarnya?).
- With whom will you go to the party? (Dengan siapa kamu akan pergi ke pesta itu?).
Walaupun letak whom di awal kalimat, whom ini sebenarnya menanyakan atau menggantikan object kalimat. Perhatikan jawaban dari ketiga pertanyaan di atas berikut ini. (Yang dicetak tebal adalah kata-kata yang digantikan oleh whom dan berfungsi sebagai object kalimat.
- I love you more. (Aku lebih mencintai kamu).
- No, It was not for his girl friend. He bought that necklace for his sister. (Bukan, kalung itu bukan untuk pacarnya. Dia membeli kalung itu untuk adiknya). Dalam kalimat ini that necklace adalah direct object, sedangkan his sister adalah indirect object.
- I will go to the party with my cousin. (Aku akan pergi ke pesta itu dengan sepupuku).
b. Penggunaan WHO vs WHOM dalam noun clause dan adjective clause
Penggunaan who dalam noun clause dan adjective clause adalah sama dengan penggunaan who pada kalimat tanya, yaitu untuk menggantikan orang yang posisinya sebagai subject kalimat.
- Would you tell me who has this car? (noun clause)
- Neil Armstrong, who was the first human to set foot on the moon surface, is from the United States. (adjective clause).
- I’d like to know who will accompany you to the party. (noun clause).
Dan begitu juga dengan penggunaan whom. Pada noun clause dan adjective clause, whom digunakan untuk menggantikan orang yang posisinya sebagai object kalimat. Bedanya dengan kalimat tanya adalah tidak digunakannya atau tidak dilakukan inversi auxiliary ke depan subject kalimat. Dengan kata lain, setelah whom langsung diikuti oleh subject kalimat. Pola ini telah banyak dibahas pada topik: How to Address Questions dan Cara Membuat Embedded Questions.
- Please tell me whom you love more! (Tolong kasi tahu aku siapa yang lebih kamu cintai). Noun clause. Perhatikan: kata bantu DO dihilangkan karena kata bantu DO tidak digunakan dalam embedded question.
- Do you know for whom he bought that necklace? (Apakah kamu tahu untuk siapa dia membeli kalung itu?). Noun clause.
- My cousin with whom I will go to the party is very pretty? (Sepupuku orang yang akan aku ajak ke pesta itu adalah sangat cantik). Adjective clause.
Remember: Selalu gunakan rules di atas in FORMAL writing or formal speaking (misalnya dalam ujian di sekolah dan test TOEFL).
In informal writing or speaking, however, native English speakers lebih sering menggunakan who untuk menggantikan object kalimat.
- Please tell me who you love more!
- Do you know who he bought that necklace for ?
- My cousin who I will go to the party with is very pretty?
Selain itu, bule juga sering menggunakan THAT untuk menggantikan orang yang posisinya sebagai subject dan object kalimat.
- The first human that set foot on the moon surface was Neil Armstrong. Adjective clause.
- You’d better get dressed now because the beautiful girl that you told me last night will come over to our place in less than an hour. (Kamu sebaiknya ganti pakaian sekarang sebab cewek cantik yang kamu bilang ke aku tadi malam akan mampir ke tempat (rumah) kita dalam waktu kurang dari satu jam).
B. Penggunaan WHOSE
Relative pronoun whose jika digunakan dalam kalimat tanya juga berarti “siapa”, sedangkan jika digunakan dalam noun clause dan adjective clause biasanya diterjemahkan menjadi “nya”. Hal ini tergantung pada konteks kalimat.
a. Penggunaan WHOSE dalam kalimat tanya
Berbeda dengan penggunaan who dan whom, penggunaan whose pada umumnya diikuti oleh noun (i.e. whose + noun), dan digunakan untuk menyatakan kepemilikan (siapa yang punya) noun tersebut. Pola kalimat tanya yang menggunakan whose adalah:
Whose noun + verb + object + …? (jika yang ditanyakan adalah subject kalimat; Lihat contoh1&2 di bawah)
Whose noun + auxilliary/kata bantu + verb + object + …? (jika yang ditanyakan adalah object kalimat; Lihat contoh 3-4)
- Whose car is this? (Mobil siapa ini?) = Who has this car?
- Whose money got stolen? (Uang siapa yang dicuri?) = Who has the money that got stolen?
- Whose book did you copy? (Buku siapa yang kamu copy?) = Who has the book (that) you copied?
- Whose cloth are you wearing? (Bajunya siapa yang sedang kamu pakai?) = Who has the cloth (that) you are wearing?
b. Penggunaan WHOSE dalam noun clause dan adjective clause
Dalam noun clause dan adjective clause, makna whose pada prinsipnya sama dengan his, her, its, dan their.
- I know the man whose car was parked in front of your house. (Aku tahu cowok yang mobilnya diparkir di depan rumahmu). Adjective clause. whose car = his car.
- The juries are still debating whose performance was the best. (Para juri masih sedang berdebat performa siapa yang terbaik). Noun clause. whose performance = his/her performance.
- Some Indonesian people have historic sculptures whose values are inestimable in their house. (Beberapa orang Indonesia punya patung-patung bersejarah yang nilainya tidak dapat diprediksi (saking mahalnya) di rumah mereka). Adjective clause. whose values = their values.
- We will leave the apartment whose rent will soon be sharply increased . (Kami akan meninggalkan (pindah dari) apartement yang sewanya akan segera dinaikkan secara tajam. whose rent = its rent.


22 comments
newbie
November 17, 2009
Thanks sir, I always wait for the new info.
God bless you.
jaya
May 16, 2010
Hello Sir Swara,
I want to asking you if the sentence “Whose cloth are you wearing?” can be changed like :
1.”Whose cloth do you wear ?” or
2.”Whose cloth did you wear ?”
Which one is the correct answer ?
And please correct my english too if it’s wrong
Thanks.
Swara Bhaskara
May 17, 2010
Dari polanya, ketiga kalimat di atas benar, tapi ketiganya memiliki makna yang berbeda.
Whose cloth are you wearing? (Baju siapa yang SEDANG kamu pakai sekarang?)
Whose cloth do you wear? (Baju siapa yang SECARA REGULER kamu pakai?)
Whose cloth did you wear? (Baju siapa yang DULU kamu pakai?).
Jadi, kalimat “Whose cloth are you wearing?” TIDAK DAPAT diganti dengan ”Whose cloth do you wear ?” atau dengan ”Whose cloth did you wear ?” sebab maknanya akan berubah.
SUGGESTION: Verb “want” diikuti oleh infinitive.
I want to ask you if… (correct)
I want to asking you if… (Incorrect)
jaya
May 17, 2010
Thanks Mister buat sarannya, tetapi ada yang saya mau tanyakan yaitu :
1. Pada saat kapan to + verb + ing boleh digunakan ?
Apakah untuk semua kata kerja yang didahului dengan “to” tidak boleh menggunakan +ing ? Apakah ada syarat/ketentuan penggunaan +ing ini ?
Jika ada, mohon diberi contoh dan penjelasannya.
2. Apakah kata kerja yang didahului oleh for boleh ditambah dengan “ing” ?
Mohon penjelasannya sebab saya masih kurang mengerti..
Swara Bhaskara
May 17, 2010
1. Pada umumnya, TO diikuti oleh verb1. Dalam hal ini, TO adalah sebuah particle yang menjadi bagian dari infinitive. Selain verb want, need dan get, silakan baca Infinitive dan Penggunaannya untuk mengetahui verb lain yang diikuti oleh infinitive. Ada beberapa phrasal verb dimana verbnya langsung diikuti oleh TO, misalnya: confess to, object to, look forward to. Dalam hal ini, TO adalah sebuah preposition sehingga diikuti oleh noun. Jika yang mengikutinya sebuah verb, maka verb tersebut harus dalam bentuk gerund (i.e. verb-ing yang difungsikan sebagai noun). Untuk contoh kalimatnya, silakan baca Gerund dan Penggunaannya.
Ekspresi be used to, get used to, be accustomed to, become/get accustomed to juga diikuti oleh gerund, seperti telah didiskusikan di: USED TO dan BE USED TO (poin B). Perhatikan: jika used to tidak didahului oleh be atau get, maka used to diikuti oleh verb1.
NOTE: Kita tidak bisa membedakan apakah To sebuah particle atau preposition. Tapi, Verb + to dan ekspresi yang menggunakan TO yang harus diikuti oleh verb-ing jumlahnya sangat sedikit. Untuk sementara hanya beberapa contoh di atas yang muncul di benak saya. Reply ini akan saya update kalau saya teringat yang lain.
2. Ciri khas dari preposition adalah diikuti oleh noun. Seperti halnya preposition TO, preposition FOR (dan begitu juga preposition lainnya) kalau diikuti oleh verb, maka verb tersebut harus dalam bentuk gerund agar berfungsi sebagai noun. Yang perlu diperhatikan di sini adalah kadang bentuk verb dan nounnya sama, misalnya help.
Contoh:
1. We are looking for help. (Kami sedang mencari bantuan). CORRECT karena help di sini adalah sebuah noun.
2. They were waiting for help. (Mereka (dulu) sedang menunggu bantuan). CORRECT.
3. The collected fund will be used for helping the flood victims. (Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban banjir). CORRECT.
4. The collected fund will be used for help the flood victims. (Dana yang terkumpul akan digunakan untuk bantuan korban banjir). INCORRECT.
5. The collected fund will be for help for the flood victims. (Dana yang terkumpul akan (dijadikan) untuk bantuan untuk korban banjir). CORRECT.
Lho kenapa contoh 4 salah? Bagaimana cara menentukan yang benar?
Kalau yang mengikuti FOR (dan begitu juga preposition lainnya) tidak berupa action (e.g. bantuan), seperti pada contoh 1, 2, dan 5, maka dibutuhkan bentuk noun murni. Tetapi, jika yang mengikuti FOR berupa action (e.g. membantu/memberi bantuan) seperti pada contoh 3 maka dibutuhkan bentuk gerund. Untuk itu, selain kita harus paham polanya, kita juga harus paham maknanya.
Anindyani
June 8, 2010
wow .. thank you sir .. this site has helped hone my english language skills
Swara Bhaskara
June 8, 2010
You’re welcome. And, wow, you used the word “hone”. I’m impressed.
endru
September 22, 2010
Who was the man in the picture, sir? He looked familiar but I couldn’t remember exactly who he was.
Thanks in advance,
endru
Swara Bhaskara
September 22, 2010
He’s my grandpa. Hehehe, just kidding. You’ll know whom he actually is by hovering your mouse over the pic.
Btw, he is still alive. So, it is better to use be ‘is‘ instead of ‘was‘.
endru
September 23, 2010
OMG! That’s why I said he looked familiar.
Sorry for using ‘was’ instead of ‘is’.
Thank you Mr. Bhaskara
ismail
November 20, 2010
thanks ya… aku jadi ngerti….
Swara Bhaskara
November 20, 2010
Glad to hear that, Ismail.
Perbedaan PHRASE dan CLAUSE | Swara Bhaskara's English
May 31, 2011
[...] Topik khusus untuk adjective clause belum diposting. Untuk sementara silakan baca Penggunaan WHO, WHOM, dan WHOSE dan Penggunaan [...]
mona yulinda
September 2, 2011
Pak saya ingin bertanya ,
bagaimana tentang penggunaan The dan Of yang benar .
kapan kita harus menggunakan kata tersebut ?
Trims
Swara Bhaskara
September 2, 2011
Hi Mona,
Pertama-tama silakan baca dulu Penggunaan Article A, AN dan THE serta Penggunaan Kata Depan OF. Kemudian, silakan Mona buat beberapa kalimat yang menggunakan THE dan OF dan posting kalimat tersebut di comment section topik tersebut. Saya yakin kalimatnya benar semua. Thanks
armia
September 2, 2011
i want to ask something. acne and pimple in indonesia is jerawat. my question is, what is difference between two of them? (and also please correction my english)
Swara Bhaskara
September 4, 2011
I am not a dermatologist. However, the following info hopefully can satisfy you.
yuki
September 8, 2011
Mr.Bhas saya kurang mengerti penggunaan who, bisa tolong koreksi kesalahan kalimat saya,
1. Who are going to market?(Siapa yg sedang pergi ke pasar)
2. Who has made it? (Siapa yg sudah membuatnya)
3. Who did care to you last night? (Siapa yg peduli pd-mu tadi malam?)
Untuk contoh Mr.Bhas yg “Who has this great car?” jawabannya “My father has this great car”, saya bingung, bagaimana klw yg punya mobil itu mereka, apakah jwban-y boleh “They have this great car” atau “I have this great car”, sedangkan pertanyaannya menggunakan “Has”, Who has
Thank you in Advance
Swara Bhaskara
September 8, 2011
Hanya kalimat 3 yang perlu dikoreksi sedikit. Kenapa Yuki menggunakan kata bantu DID, sedangkan yang ditanyakan adalah subjek kalimat?
Yuki: Who took care of you last night?
Yuki’s friend: All of them took care of me last night.
Pada umumnya, kita tidak tahu jumlah orang atau benda yang ditanyakan. Olehnya itu, dalam kalimat tanya pada umumnya digunakan singular verb karena benda atau orang yang ditanyakan tersebut diasumsikan berjumlah satu,
Bentuk verb dari jabawan pertanyaan tersebut haruslah mengacu pada jumlah benda atau orang yang berfungsi sebagai subject kalimat. Kalau jumlahnya satu (atau uncountable noun) maka verb-nya harus singular, sedangkan kalau subjeknya jamak maka verbnya juga harus jamak. (See: Subject-verb agreement), misalnya:
Yuki’s friend: Who has this car?
Yuki : Budi and his brother have this car (= Budi and his brother do). Each of them contributed a half of the car price.
Tetapi, kalau kita punya gambaran bahwa jumlah benda atau orang yang ditanyakan tersebut adalah lebih dari satu, misalnya dari pembicaraan sebelumnya yang tidak kita tangkap dengan jelas, dari text (misalnya dalam soal pemahaman isi bacaan tertentu), dsb., barulah sebaiknya digunakan plural verb.
Yuki’s friend: Bunie and Bunieng have done the homework.
Yuki: Pardon me, who have done the homework?
Yuki’s friend: Bunie and Bunieng (have).
yuki
September 9, 2011
Wah,,sekarang sudah ada gambaran, Terima kasih Mr. Bhas. Thank you so much
Arifin
January 31, 2012
mau tanya apa perbedaan kata did dan does…kapan kita menggunakan kata did dan kapan pula kita menggunakan kata does….terima kasih
Swara Bhaskara
February 6, 2012
Please see Penggunaan Do, Does, Did, Done