Subject kalimat adalah orang atau sesuatu yang melakukan suatu kegiatan. Subject kalimat biasanya terletak sebelum verb. Setiap kalimat dalam bahasa Inggris harus memiliki subject, kecuali dalam kalimat perintah (command). Dalam kalimat perintah, subject kalimat biasanya dihilangkan (tidak ditulis atau tidak disebutkan) karena telah dimengerti oleh pembaca atau lawan bicara.
Subject kalimat dapat berupa:
1. Subject pronouns, yaitu kata ganti (pronoun) yang khusus digunakan sebagai subject kalimat, seperti I, you, he, she, it, we, dan they.
Contoh:
- I am reading this article now. (Saya sedang membaca artikel ini).
- You have been very helpful to me. (Kamu telah sangat membantu saya).
- He told us to stay out of troubles. (Dia memberitahu kita untuk jangan mencari masalah).
- She was in my dream last night. (Dia ada dalam mimpi saya tadi malam).
- It is growing well even though I never take care of it. (Dia sedang tumbuh dengan baik walaupun saya tidak pernah merawatnya).
- We, students, must study hard to accomplish what we want to be. (Kita, murid, harus belajar keras untuk mencapai apa yang kita cita-citakan).
- They felt bad because their cousin had got an accident. ((Mereka merasa sedih karena sepupunya telah mendapat kecelakaan).
2. Single nouns, yaitu noun (kata benda) yang terdiri dari satu kata.
Contoh:
- Coffee is delicious. (Kopi adalah enak).
- Milk contains a lot of calcium. (Susu mengandung banyak kalsium).
- Soekarno was the first president of the Republic of Indonesia. (Soekarno adalah presiden pertama RI).
- Plants need water and fertilizers to grow well. (Tanaman-tanaman butuh air dan pupuk untuk tumbuh dengan baik).
- Books are more and more expensive now. Buku-buku semakin mahal sekarang).
3. Noun phrases, yaitu sekelompok kata yang diakhiri oleh noun.
Contoh:
- The book is on the table. (Buku itu ada di atas meja).
- That new, red car is John’s. (Mobil baru yang berwarna merah itu adalah mobilnya John).
- The English teacher cancelled class today. (Guru Bahasa Inggris menunda pelajaran (bahasa Inggris) hari ini).
- The dead body that was found last night has been brought home by the family. (Mayat yang ditemukan tadi malam telah dibawa pulang oleh keluarganya).
- The fish, which never survives without water, must be kept under water all the time. (Ikan itu, yang tidak (akan) pernah hidup tanpa air, harus selalu ditempatkan dalam air).
4.Noun clauses adalah clause (i.e. subject dan verb) yang diawali oleh single question words (i.e. when, how, what, ect.), question words + (determiners/ nouns/ adjectives/ infinitive/ adverbs), question words + infinitives, conjunction (i.e. whether dan if), dan that/the fact that.
Contoh:
- Where she is now is still unknown. (Dimana dia sekarang masih belum diketahui).
- Whoever can melt her feeling is a very lucky guy. (Siapa saja yang dapat memuluhkan hatinya adalah pria yang sangat beruntung). Be careful: guy (dibaca gae)= laki-laki, sedangkan gay (dibaca gei) = fag = homo.
- How much your English skill will improve is determined by how hard you practice it. (Berapa banyak bahasa Inggrismu akan meningkat ditentukan oleh seberapa keras kamu melatihnya).
- That it is going to rain soon is very obvious. (Bahwa akan segera turun hujan adalah (tampak) sangat jelas)
- The fact that the world is round is well known. (Fakta bahwa bumi bundar (adalah sudah) diketahui banyak orang).
Note: Pembahasan secara detail tentang topik ini dapat dilihat pada noun clauses.
5. Gerunds (i.e. verb1+ing). Jika gerund digunakan sebagai subject kalimat, verb-nya selalu dalam bentuk singular. Tapi, jika dua gerund atau lebih dihubungkan oleh kata sambung “and“, maka digunakan plural verb (lihat contoh 5 di bawah).
Contoh:
- Gardening is very exciting. (Berkebun (bunga) sangat mengasyikkan).
- Reading this material will help you increase your English skill. (Membaca materi ini akan membantu kamu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrismu).
- Hunting wild pigs has been done by Balinese farmers for years. (Berburu babi hutan telah dilakukan oleh petani-petani Bali selama bertahun-tahun).
- Knowing English well has made Ryan have great experiences in Canada (Mengetahui bahasa Inggris dengan baik telah membuat Ryan punya pengalaman-pengalaman indah di Kanada).
- Writing and speaking English make me happy. (Menulis dan berbicara dalam Bahasa Inggris membuat saya senang).
6. Infinitives (i.e. to + verb1). Infinitives sebagai subject kalimat pada umumnya dalam bentuk infinitive clause.
Contoh:
- To play kites when it’s very cloudy is very dangerous. (Bermain layang-layang ketika mendung tebal sangat berbahaya).
- To study the grammar is a must if you want to improve your English. (Belajar grammar merupakan keharusan jika kamu ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu).
- To play football when drizzling is very joyful. (Bermain sepakbola ketika hujan rintik-rintik sangat menyenangkan).
- To be able to be your boyfriend is my fantasy. (Dapat menjadi pacarmu adalah fantasi saya).
- To pass the exam is my main intention. (Lulus ujian adalah tujuan utama saya).
7. Pseudo-subjects. Sebuah kalimat kadang-kadang tidak memiliki subject dalam arti yang sebenarnya. Kalimat-kalimat seperti ini menggunakan pseudo-subject it dan there. Note: dalam hal ini, it bukan subject pronoun. Selain itu, this/that/these/those jika langsung diikuti oleh be, juga termasuk pseudo-subject.
Contoh:
- It was a nice day yesterday but it isn’t now. ((Adalah) sebuah hari yang indah kemarin tetapi tidak indah hari ini).
- There were 9 casualties on the Australian Embassy bombing. (Ada 9 korban pada pengeboman di Kedutaan Australia).
- It has been a long day. I’m so tired. (adalah) hari yang sangat melelahkan. Saya begitu lelah).
- There are so many people. It is very crowded. (Ada begitu banyak orang. (adalah) sangat penuh sesak).
- This is the book that I have been looking for for days. (Inilah buku yang saya telah cari-cari selama berhari-hari). Perhatikan: digunakan dua preposition for di sini; yang satu merupakan bagian dari verb look (i.e. look for = mencari), sedang yang satunya lagi berfungsi untuk menyatakan modifier of time (keterangan waktu).
- That is my cousin’s house. (Itu adalah rumah sepupu saya).


18 comments
thebreathdeath
February 3, 2011
4.Noun clauses adalah clause (i.e. subject dan verb).what is the meaning i.e??(thanx..mr)
Swara Bhaskara
February 5, 2011
Hi thebreathdeath,
It can be called a clause if it at least has a subject and a verb.
arung
March 20, 2011
To play kites when it’s very cloudy….
To play football when drizzling is….
boleh g kalo kita mengubah kalimat kedua menjadi:
To play football when it’s drizzling is….
???
Swara Bhaskara
March 22, 2011
Yes, of course, you can. Di contoh ini, phrase “..when drizzling..” sebenarnya merupakan reduksi dari “…when it’s drizzling..“.
yuda_hadiwijaya
March 31, 2011
Saya kurang mengert mengenai kalimat ini,
You have been very helpful to me
Menurut yang saya baca di Present Perfect Continuous Tense,kalo have been itu harus diikuti dengan verb+ing.
tapi pada kalimat diatas tidak diikuti dengan verb+ing.
mohon pencerahannya
Swara Bhaskara
March 31, 2011
Hi Yuda,
Kenapa digunakan BEEN? Great question!
Helpful adalah kata sifat. Kalau dalam present tense digunakan be “is/am/are” :
You are very helpful to me, as usual.
Kalau dalam past tense digunakan be “was/were“:
You were very helpful to me last night.
Dalam future tense be-nya tetap “be“.
You will still be very helpful to me in the future, will you?
Sedangkan, dalam present perfect tense digunakan BEEN:
You have been very helpful to me.
Kalau kalimat terakhir dinyatakan dengan present perfect continuous maka kalimatnya menjadi:
You have been being very helpful to me.
Sekarang, kalau kita gunakan bentuk kata kerja dari helpful (yaitu help), maka kalimatnya antara lain:
You help me a lot.
You helped me a lot.
You will help me a lot.
You have helped me a lot.
You have been helping me a lot.
That’s it. Moga membantu.
zoti
April 6, 2011
Haduh pak…. masih pusing T_T
Kenapa gak Playing kites…. tapi To play kites… ?
Kenapa gak To know english well…. tapi Knowing english well….?
Hehehe, berasa bodoh deh pak.
Swara Bhaskara
April 6, 2011
Hello Zoti,
“Playing kites…” vs “To play kites…”,
“Knowing English well…” vs “To know English well.…”.
Seperti telah didiskusikan di topik Infinives dan Penggunaannya dan Gerunds dan Penggunaannya, untuk menentukan apakah kita gunakan Gerund atau infinitive pada umumnya dapat kita gunakan trik berikut:
Jika actionnya sudah dilakukan/terjadi (termasuk action yang dilakukan secara reguler), gunakanlah gerund. Sebaliknya, jika actionnya AKAN dilakukan atau ada ada konteks tujuan/maksud, gunakanlah infinitives.
A. Knowing English well has made Ryan have great experiences in Canada.
B. To know English well needs a lot of reading and practice.
Di contoh A, saya gunakan bentuk gerund (i.e. knowing) karena Ryan TELAH tahu bahasa Inggris dengan baik dan olehnya itu dia punya great experiences di Canada.
Di contoh B, saya gunakan bentuk infinitive (i.e. to know) karena ada konteks purpose (tujuan). Di kalimat ini, kita belum tahu bahasa Inggris dengan baik, dan UNTUK mengentahuinya dengan baik kita harus sering baca and practice.
Moga pusingnya sedikit berkurang.
indri
May 31, 2011
excuse me, kalau ada kalimat seperti ini:
Beijing, the capital city of China, is the place i’ve always wanted to visit.
“the capital city of China” dlm kalimat ini nama jabatannya (SEBUTAN fungsinya dlm kalimat) apa ya pak?? Saya pernah dengar tentang ini tapi sekarang lupa
Terima kasih banyak.
Swara Bhaskara
May 31, 2011
Hi Indri,
Di kalimat ini, phrase “the capital city of China” tergolong Appositive Phrase. Phrase ini sebenarnya merupakan reduksi dari a non-restrictive adjective clause “which is the capital city of China”, dimana, seperti kita lihat, relative pronoun “which dan be “is“-nya telah dihilangkan. Apa fungsinya? Ada kata adjective di nama clause tadi kan? Dan kita tahu bahwa fungsi adjective adalah untuk menerangkan noun. Di kalimat ini, noun yang diterangkan oleh phrase ini adalah Beijing.
FYI, non-restrictive vs restrictive clause telah disinggung di Penggunaan WHICH.
tra
May 31, 2011
hai sir.
actually i agree with zoti’s question.
i still confused about the differences among of using gerund as subject and infinitive as subject.
i’ve read your explanation more than 3times, sir but i still can’t understand where place the difference is.
ex:
1. TO PLAY the football when drizzling is very joyful.
2. PLAYING football when drizzling is very joyful.
isn’t it has the same meaning sir “bermain sepak bola saat hujan rintik-rintik sangat menyenangkan”?
so how to know what the differences are?
please give us some explanations more, sir.
how to make it can be understood easily about using of -ing and infinitive.
thank you sir.
Swara Bhaskara
May 31, 2011
Hi Tra,
Penggunaan gerund dan infinitive sebagai subject maupun object kalimat pada prinsipnya sama. Ada gerund dan infinitive yang mengandung makna yang sama (atau sangat mirip), tapi terkadang, ada juga gerund dan infinitive yang secara explisit kedengaran bermakna sama tapi secara implisit (konteksnya) berbeda. Dalam hal demikian, kita perlu memahami perbedaan konteks dari dari keduanya, seperti yang telah saya singgung di atas (tanggapan terhadap Zoti’s) dan di topik Penggunaan Gerunds.
Penjelasan di atas kayaknya masih kurang jelas, but, mungkin dengan membaca kembali review saya di A Letter from a Close Friend (see: paragraf 10) akan dapat membantu.
igor castro
June 17, 2011
There were 9 casualties ON the Australian Embassy bombing. why did you use “ON” not “AT”, sir…?
Swara Bhaskara
June 17, 2011
Karena bukan mengekspresikan address. Bandingkan dengan kalimat berikut:
Many policemen were seen AT the Australian Embassy bombing site shortly after the explosion.
igor castro
June 21, 2011
tapi bukannya pola pertama utk “at” : at + the + nama bangunan….sir?
Swara Bhaskara
June 23, 2011
Maksud saya, digunakan ON (bukan AT) di kalimat:
There were 9 casualties ON the Australian Embassy bombing.
karena kalimat tersebut tidak mengekspresikan address/alamat (bangunan) tempat pengeboman. Kalau mengekspresikan alamat suatu tempat/bangunan, barulah digunakan AT, seperti pada contoh yang saya berikan:
Many policemen were seen AT the Australian Embassy bombing site shortly after the explosion.
Many policemen were seen AT ground zero shortly after the explosion.
igor castro
June 23, 2011
ok sir, i got it, hehehe, thanks a lot…
gerunds « blognyaprael
October 21, 2011
[...] gerund sebagai subject kalimat sudah dibahas pada sentence components tentang subject kalimat. Untuk merefresh memori anda, perhatikan contoh [...]