Formula untuk Simple Present Tense adalah:
| Subject + Verb1 + Object + Modifier |
Note: jika subject diikuti oleh adjective atau noun, gunakan be: is/am/are. Is digunakan jika subject-nya singular yaitu he, she, it dan noun yang dapat digantikan dengan subject pronoun he, she atau it; Am jika subject-nya I; Sedangkan, are jika subject-nya you, they, atau we. Subject pronoun I, you, they, we, dan noun yang dapat digantikan dengan I, you, they atau we disebut plural subject.
Contoh:
- Farmers in Jati Bali grow rice crops twice a year. (Petani-petani di Jati Bali bercocok tanam padi dua kali setahun).
- Some students usually conduct research on vegetative plant propagations. (Beberapa siswa biasanya melakukan penelitian pada perbanyakan tanaman vegetatif).
- Transpiration starts to increase at 8 a.m. (Transpirasi mulai meningkat jam 8 pagi).
Note: Pada contoh 1 dan 2 digunakan plural verb karena subject-nya plural, sedangkan pada contoh yang ketiga digunakan singular verb [verb1 + (s atau es)] karena didahului oleh singular subject.
Kapan verb1 ditambahkan huruf s dan kapan ditambahkan huruf es sehingga menjadi singular verb yang benar? Hampir semua singular verb dibentuk dengan menambahkan huruf s diakhir verb1 (i.e. Verb1 + s ). Namun, mengingat jumlah verb sangat banyak, maka yang perlu dipahami/dihafal sekarang adalah kapan kita harus menambahkan es. Ketentuannya adalah jika verb1 berakhiran dengan huruf “o, x, ch, y, th, s, dan sh” maka Verb1 + es.
Contoh:
| Verb1 | Verb1 + es | Meaning |
| go do box watch pinch punch study cry fly try press pass smash brush bath sooth wash | goes does boxes watches pinches punches studies cries flies tries presses passes smashes brushes bathes soothes washes | pergi melakukan/mengerjakan bertinju menonton mencubit memukul belajar menangis terbang mencoba menekan, tindis lulus, meloloskan memukul menyikat mandi menenangkan mencuci |
Note:
- Huruf ‘y’ yang didahului oleh konsonan berubah menjadi ‘i’ (Lihat: studies, tries, cries).
- Verb have (mempunyai) berubah secara tidak beraturan menjadi has.
Pertanyaan berikutnya adalah kapan simple present tense digunakan?
Simple present tense digunakan:
1. untuk menyatakan kejadian-kejadian yang terjadi secara reguler (regular happening).
Contoh:
- The sun rises in the east and sets in the west. (Matahari terbit di timur dan tenggelam di barat).
- The full moon comes every 30 days. (Purnama datang tiap 30 hari).
- The planet earth takes 365 days to rotate the sun. (Planet bumi butuh 365 hari untuk mengelilingi matahari).
2. untuk menyatakan kebiasan-kebiasaan yang dilakukan oleh subject kalimat (habitual action); Kebiasaan-kebiasaan tersebut masih berlangsung sampai sekarang dan (mungkin) akan terus berlanjut ke masa yang akan datang (future).
Contoh:
- My son always goes to school on foot. (Putra saya selalu pergi ke sekolah dengan berjalan kaki).
- Mr. Bain usually plays badminton every Sunday morning but he did not show up last Sunday. (Mr Bain biasanya main bulutangkis tiap minggu pagi tetapi dia tidak muncul (tidak main) hari Minggu yang lalu).
- Mr. Budi always drives a car to the office. (Mr. Budi selalu mengendarai mobil ke kantor).
3. Untuk menyatakan argumen atau teori yang sudah diakui kebenarannya.
Contoh:
- The prices of goods always increase when the good availabilities drop in market. (Harga-harga barang selalu naik ketika ketersedianya di pasar menurun).
- Solar radiation is required during photosynthesis. (Radiasi surya dibutuhkan selama proses fotosintesis).
- Twenty-five divided by five is equal to five. (25 dibagi 5 sama dengan 5).
4. Untuk menyatakan/mengekspresikan keadaan atau kondisi seseorang atau sesuatu pada saat sekarang (pada saat diekspresikan). Verbs untuk mengekspresikan seseorang atau sesuatu ini terkait dengan proses/keadaan di dalam otak, terkait dengan perasaan, terkait dengan panca indera, dan terkait dengan kepemilikan. Verbs seperti ini secara kolektif disebut Stative Verbs. Verbs ini sering kita gunakan atau dengar dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, perhatikan dan hafalkan verbs dalam tabel berikut!
| Terkait dengan proses/keadaan di dalam otak | |
| know (tahu) believe (percaya) understand (mengerti/paham) imagine (membayangkan) think (berfikir/mengira/kira) recognize (mengenali) | doubt (meragukan) need (memerlukan/butuh) prefer (lebih suka) mean (berarti) forget (melupakan/lupa) remember (mengingat/ingat) |
| Terkait dengan perasaan | |
| hate (benci) love (cinta) | like (suka) want (menginginkan/ingin) |
| Terkait dengan panca indera | |
| hear (mendengar) see (melihat) smell (mencium/tercium) appear (muncul) | sound (terdengar) look (melihat/tampak) seem (tampak) taste (merasakan/terasa) |
| Terkait dengan kepemilikan | |
| have (mempunyai) own (mempunyai) | possess (mempunyai) belong (milik) |
Note: Stative verbs bersifat pasif dan tidak digunakan dalam continuous tenses. Tetapi, beberapa stative verbs juga dapat bersifat aktif , bermakna sedikit berbeda dengan stative verbs, dan dalam hal ini, dapat digunakan dalam continuous tenses. Perbedaan penggunaan verbs bersifat pasif dan aktif ini dibahas secara lebih detail di topik Simple present tense vs present continous tense.
Contoh:
- I think I know him. (Saya kira/rasa saya tahu dia).
- I understand English better now. (Saya paham bahasa Inggris dengan lebih baik sekarang).
- I love you very much. (Saya sangat mencintai kamu).
- The song sounds good but I cannot catch every single word in it. (Lagu itu terdengar manis tapi saya tidak dapat menangkap satu kata pun dari lagu itu).
- The snack tastes so delicious. (Camilan itu terasa begitu lezat).
- I believe you. (Saya percaya kamu).
- The tragic accident sometimes appears in my mind. (Kecelakaan tragis itu kadang-kadang muncul di benak saya).
- She has two dogs and one cat. (Dia punya dua anjing dan satu kucing), etc.
5. Untuk menyatakan fakta yang ada sekarang. Penekanannya lebih pada adanya fakta, bukan pada proses terjadinya fakta.Verb yang sering digunakan di sini antara lain: consist of, contain, include, exist, cost, be (i.e: is, am, dan are, atau be jika mengikuti modal auxiliary).
Contoh:
- She weighs more than 100 kg. She is very fat. (Dia beratnya lebih dari 100 kg. Dia sangat gemuk).
- I want to buy these shoes. How much do they cost? (Saya mau beli sepatu ini. Berapa harganya?).
- Cigarettes contain a lot of nicotine and other harmful substances. (Rokok-rokok mengandung banyak nikotin dan zat-zat berbahaya lainnya).
6. Untuk membuat request (permintaan/minta tolong) dan command (perintah).
Contoh:
- May I borrow your pen, please? (Boleh saya pinjam pulpenmu?).
- Make teams that consist of 5 people each! (Buatlah tim yang masing-masing terdiri dari 5 orang).
Note: Dalam simple present tense, sering digunakan adverb seperti: always (selalu), often (sering), usually (biasanya), sometimes (kadang-kadang), seldom (jarang), never (tidak pernah). Adverbs ini biasanya ditempatkan diantara subject dan verb. Tetapi jika kalimat menggunakan be, adverb ditempatkan setelah be (Lihat contoh 4). Walaupun disisipi adverb, bentuk verb tidak berubah. Artinya, jika subject-nya singular (orang ketiga tunggal), verbnya tetap singular (Lihat contoh 5). Selain adverbs, simple present tense juga sering disisipi modal auxilliary seperti can (dapat), may (boleh, mungkin), dan must (harus). (Lihat contoh 6). Dan ingat, gunakan plural verb setelah modal auxilliary. Singular verb tidak pernah digunakan setelah modal auxiliary (Lihat contoh 7). Penggunaan modal auxilliary akan dibahas secara khusus pada posting berikutnya.
Contoh :
- I usually watch Hollywood movies to maintain my English proficiency. (Saya biasanya nonton film-film Hollywood untuk mempertahankan kemampuan bahasa Inggris saya).
- They always arrive on time. (Mereka selalu tiba tepat waktu).
- My children sometimes go to Kuta Beach to practice their English. (Anak-anak saya kadang-kadang pergi ke pantai Kuta untuk melatih bahasa Ingggrisnya).
- He is never late. (Dia tak pernah telat).
- Because he seldom studies hard, he seldom gets good results. (Karena dia jarang belajar keras, dia jarang dapat nilai bagus).
- Can I go now? No, you can’t. You must stay here until we finish doing our homework. (Dapat saya pergi sekarang? Tidak. Kamu harus tetap di sini sampai kita selesai mengerjakan PR kita).
- He must go to see a doctor now. (Dia harus pergi ke dokter sekarang).
Negative Form
Bentuk negatif dari kalimat dalam Simple Present Tense dibuat dengan menambahkan kata bantu ‘do’ atau ‘does’ (tergantung dari subject kalimat) dan not, seperti terlihat dalam formula berikut,
| Subject + (does/do) + not + Verb1 + Object + Modifier |
Note: a) Jika kalimat positifnya menggunakan singular verb (i.e. verb1 + s/es), gunakan kata bantu does sebelum not dan jangan lupa untuk merubah singgular verb tersebut menjadi verb1. Does not dapat disingkat doesn’t dan do not dapat disingkat don’t. b) Jika kalimat positifnya menggunakan be (i.e. is, am atau are), kata bantu do atau does tidak diperlukan. Yang perlu dilakukan di sini hanyalah menyisipkan not setelah be, yang masing-masing dapat disingkat menjadi isn’t/ aren’t. Kontraksi am + not adalah ain’t, tetapi jangan gunakan kontraksi ini dalam tulisan/percakapan formal karena sangat tidak formal.
Contoh:
- The sun does not rise in the west and does not set in the east. (Matahari tidak terbit di barat dan tidak tenggelam di timur).
- The full moon does not come every 15 days. (Purnama tidak datang tiap 15 hari).
- The planet earth does not take 400 days to rotate the sun. (Planet bumi tidak butuh 400 hari untuk mengelilingi matahari).
- My son does not always go to school on foot. (Putraku tidak selalu pergi ke sekolah dengan berjalan kaki).
- Mr. Bain does not always play badminton every Sunday morning. (Mr Bain tidak selalu main bulutangkis tiap minggu pagi).
- Mr. Budi does not always drive a car to the office. (Mr. Budi tidak selalu naik mobil ke kantor).
- I do not believe you. (Saya tidak percaya kamu).
- I do not understand English better now. (Saya tidak memahami bahasa Inggris dengan lebih baik sekarang).
- The song does not sound good but I can catch every single word in it. (Lagu itu tidak terdengar manis tapi saya dapat menangkap setiap kata di lagu itu).
- The snack does not taste good. (Camilan itu tidak terasa lezat).
- I do not love you very much. (Saya tidak sangat cinta kamu).
- I do not always watch Hollywood movies to maintain my English proficiency. (Saya tidak selalu nonton film-film Hollywood untuk mempertahankan kemampuan bahasa Inggrisku).
- My children do not always practice their English every Saturday night. (Anak-anakku tidak selalu melatih bahasa Ingggrisnya setiap sabtu malam).
- He is never late. (Dia tak pernah telat).
- Although he does not always study hard, he always gets good results. (Walaupun dia tidak selalu belajar keras, dia selalu memperoleh nilai bagus).
Yes/No Questions
Yes/No Questions untuk Simple Present Tense dibuat dengan menempatkan kata bantu does/do atau be is/am/are sebelum subject. Perhatikan formula berikut:
| Does/Do + Subject + Verb1 + Object + Modifier? |
Contoh:
- Do farmers in Jati Bali grow rice crops twice a year? (Apakah petani-petani di Jati Bali bercocok tanam padi dua kali setahun?).
- Do some students usually conduct research on vegetative plant propagations? (Apakah beberapa siswa biasanya melakukan penelitian pada perbanyakan tanaman vegetatif?).
- Does transpiration start to increase at 8 a.m? (Apakah transpirasi mulai meningkat jam 8 pagi?).
Pola di atas khusus untuk positive yes/no questions. Cara membuat negative yes/no questions, questions tag, information questions, dan embedded questions dibahas secara detail di topik How to Address Questions.
121 comments
shahira
July 30, 2009
haaaaaaaaaaaaaaaaa…………..pusiiiinnggggg,,,,,,,,,,,gw g ngerti2…gmn sih caranya belajar dgn mudah????
Swara Bhaskara
July 30, 2009
Step by step, jangan ngebut. “Alon-alon kelakon” orang Jawa bilang. Tolong lebih spesifik. Bagian mana yang bikin pusing?
amelia
August 15, 2009
sir, what`s the different using DOES NOT and DO NOT for eexample at the number 4. my son does not always go to school on foot. 13. My cheldren do not always practice their english every saturday night. thank you..
Swara Bhaskara
August 16, 2009
Good question Amelia.
DOES pada kalimat ini adalah kata bantu yang digunakan jika subject-nya singular (orang ketiga tungal), sedangkan DO jika subjectnya plural (selain orang ketiga tunggal). NOT (tidak) adalah adverb (kata keterangan) untuk membuat kalimat bermakna negatif.
Pada kalimat no. 4, “My son” adalah orang ketiga tunggal, yang dapat digantikan dengan pronoun “He”, oleh karena itu kalimatnya adalah:
My son does not always go to school on foot. Atau, He does not always go to school on foot.
Jika “My son” dibuat jamak menjadi “My sons” ( yang dapat diganti dengan “they”), maka kalimatnya menjadi:
My sons do not always go to school on foot. Atau, they do not always go to school on foot.
Pada kalimat no. 13, “my children” adalah plural subject (seperti halnya “my sons”), yang dapat digantikan dengan “they”. Why? Karena children adalah bentuk plural (jamak) dari “child”. Oleh karena itu, kalimatnya adalah:
My children do not always practice their English every Saturday night. Atau, They do not always practice their English every Saturday night.
Jika subjectnya dibuat tunggal menjadi “My child”, maka kalimatnya menjadi:
My child does not always practice his/her English every Saturday night. Atau, He/she does not always practice his/her English every Saturday night.
Note: jenis kelamin untuk child bisa cowok, bisa juga cewek, maka kata gantinya bisa he atau she.
Jadi, agar dapat menggunakan does dan do dengan benar, bentuk tunggal (singular) dan jamak (plural) harus diketahui. Materi ini dibahas di topik countable nouns. Selain itu, benda-benda yang tergolong uncountable nouns juga harus diketahui sebab (kalau tidak diterangkan oleh container/penakar), dalam simple prsent tense, uncountable nouns selalu diikuti oleh does.
febriqorina
November 13, 2009
saya baru awal blajar smpe kapan simple present tense digunakan. berarti kalo singular (cuma satu) subjectnya kata kerjanya ditambah s / es kan. sdangkan kalo plural (banyakan) itu g perlu ditambahin apa2 ya?
ada kejadian2 khusus gak yg membuat berubah mas?
sya blom baca smpe abis sih,smentara ini dlu,soalnya saya suka keliru mana yg mesti ditambah s/es / yg tidak perlu ditambah.
thanks
Swara Bhaskara
November 13, 2009
Yup…! Jika subject kalimatnya singular: He, She, It atau nouns yang dapat digantikan dengan he, she atau it maka verbs juga harus singular yaitu dengan menambahkan -s atau -es pada verb1 (tergantung dari huruf terakhir dari verb1 tersebut). Perkecualian dari ketentuan ini hanya ada pada kata “have“. Bentuk singular dari verb ini adalah has. Singular verb pada umumnya dibentuk dengan menambahkan -s. Hanya sedikit singular verb yang dibentuk dengan menambahkan -es, yaitu jika verb tersebut berakhiran dengan huruf : o, x, ch, y, th, s, atau sh.
Sebaliknya, jika subjetnya plural: I, you, we, they dan nouns yang dapat digantikan dengan I, you, we atau they, maka verbnya juga harus plural. Dalam hal ini, kita tidak perlu menambahkan -s atau -es.
febriqorina
November 13, 2009
mas..knapa contoh no 3yg di “untuk menyatakan argumen / teori yg sudah diakui kebenarannya” itu is required??? bukan requires?? knapa pake -ed?
Swara Bhaskara
November 13, 2009
Solar radiation is required during photosynthesis
Kalimat ini adalah kalimat pasif. Kalimat pasif dalam simple present tense mengikuti pola berikut:
S + is/am/are + verb3 + by + O. (Note: “by + O” adalah optional).
Subject kalimat di atas adalah Solar radiation; yang merupakan singular subject karena dapat digantikan dengan it. To be yang paling tepat untuk mengikuti solar radiation adalah “is“. Oleh karena itu, kita peroleh kalimat:
Solar radiation is required during photosynthesis. (Radiasi surya dibutuhkan dalam fotosintesis)
Jika kalimat ini kita rubah menjadi kalimat aktif, maka kalimatnya menjadi:
Photosynthesis requires solar radiation. (Fotosintesis membutuhkan radiasi surya)
Karena photosynthesis adalah singular (dapat kita gantikan dengan it), maka kita harus tambahkan -s pada verb require.
Dafi Ismail
November 26, 2009
Pada fungsi menyatakan argumen atau teori yang sudah diakui kebenarannya. Knp predikatnya tidak ditambah ‘s’?
Swara Bhaskara
November 27, 2009
The prices of goods always increase when the good availabilities drop in market.
Predicate (verb) increase tidak ditambah -s karena subject kalimatnya plural (i.e. the prices, atau lengkapnya the prices of goods), dan kalau digantikan dengan pronoun, maka pronoun yang tepat menggantikannya adalah they.
So, kalimat di atas bermakna sama jika ditulis:
They always increase when their availabilities drop in market.
Sebaliknya jika subjectnya dibuat singular, barulah kita perlu menambahkan -s (atau -es).
The price of goods always increases when the good availability drops in market.
Contoh lain:
Molecule of water contains two atoms of Hydrogen and one atom of Oxygen. (Molekul air mengandung 2 atom H dan 1 atom O).
Photosynthesis requires CO2, H2O, solar radiation and chlorophylls to take place. (Agar fotosintesis dapat berlangsung, fotosintesis membutuhkan CO2, H2O, cahaya matahari dan chlorofil)
Predicate contain dan require ditambahkan -s karena subject kalimatnya singular.
jaya
May 12, 2010
halo Mister,
Pada contoh kalimat : The prices of goods always increase when the good availabilities drop in market.
Saya mau nanya setahu saya ada kalimat yang predikatnya tidak boleh ditambahkan s/es, cuma saya lupa kata apa sajakah itu. Apakah adanya kata always predikat tetap ditambahkan s/es juga ?
Mohon bantuannya untuk kata apa sajakah yang predikatnya tidak perlu ditambahkan s/es.
Terima kasih.
Swara Bhaskara
May 12, 2010
Halo juga Jaya,
1. Adverb (e.g. always, usually, seldom, adjective +ly, dst) tidak merubah bentuk predikat. Jika subjectnya singular, predikat atau verb-nya tetap singular. Dalam kalimat simple present tense, predikatnya tetap diimbuhi s atau es.
The price increases. (Harganya naik).
Verb “increase” diimbuhi -s karena subjectnya singular. Di kalimat berikut tetap ” increases” walaupun ditambahkan adverb.
The price always increases.
The price usually increases.
The price increases rapidly.
The price rapidly increases.dst.
2. Verb “have”, jika subjectnya singular, tidak diimbuhi s atau es tetapi berubah menjadi “has”.
He has a new car.
3. Predikat dari subjunctive clause tidak ditambahkan s atau es.
The teacher suggested that he start studying more seriously.
It is essential that she help her mother.
Verb yang diikuti oleh subjunctive clause dapat dibaca di Penggunaan BE di poin M.
Ekspresi yang mengandung makna “semoga” juga dinyatakan dalam bentuk subjunctive:
Long live the president! (Semoga president berumur panjang)
God bless you! (Semoga Tuhan memberkatimu).
pujiedriany
June 27, 2010
Hello Sir^^
bisa tolong jelaskan tentang subjunctive clause???
pernyataan anda
“3. Predikat dari subjunctive clause tidak ditambahkan s atau es.
The teacher suggested that he start studying more seriously.
It is essential that she help her mother.
Verb yang diikuti oleh subjunctive clause dapat dibaca di tanggapan Penggunaan BE di poin M.”
saya kurang faham. dan saya ikuti link yang anda kasih tapi tidak ketemu bahasan itu. tolong penjelasannya…
thanks Sir.
Swara Bhaskara
June 27, 2010
Maaf, link-nya broken tapi sekarang sudah di-repaired. Silakan coba lagi.
Nyak.Fauzi_Syahbuddin
December 2, 2009
Halo Mas Swara.
Mudah2 Tuhan memberikan si Mas panjang umur, hingga bisa bantu ‘kita-kita’ yang lagi bingung nieh..
persoalan yg kerap saya jumpai dalam mulai menulis,perubahan tense dalam tiap kalimat. Pada kalimat pertama menggunakan Simple Present, selanjut berubah simple past terus tense lainnya
Jadi, saya memang wajib hafal tense dan karakter tense tsb dalam menulis.. gitu mas ya..
ato ada solusi lain ?
Thank’s before. It’s my first post at this site, And I enjoy join here.
Swara Bhaskara
December 3, 2009
Hello Fauzi! How are you?
Pada prinsipya, tensis yang digunakan pada tiap kalimat selalu ditentukan oleh waktu kejadian atau waktu dilakukannya aktivitas, reguleritas kejadian/aktivitas, serta penekanan yang ingin disampaikan pada saat kalimat tersebut dibuat baik via speaking maupun writing.
Sebagai contoh: Jika mengungkapkan suatu kejadian/aktivitas telah berakhir di masa lampau, gunakan simple past tense; jika kejadian/aktivitas tersebut bersifat reguler (terjadi secara berulang dari masa lampau, sekarang, sampai masa mendatang), gunakan simple present tense; jika ingin menekankan SUDAH/BELUM dilakukannya kejadian/aktivitas tersebut, gunakan present perfect tense, jika kejadian/aktivitas masih berupa prediksi atau rencana yang akan terjadi/dilakukan, gunakan simple future tense; jika kita mengungkapkan kembali prediksi/rencana tersebut, gunakan past future tense, dan seterusnya.
Jika berupa anak kalimat, tensis yang digunakan dalam anak kalimat tersebut selalu mengacu pada pokok kalimat. Inilah yang disebut tense sequence. Sebagai contoh, jika pokok kalimatnya dalam past tense, pada umumnya tensis anak kalimatnya tidak boleh dalam simple present tense atau dalam simple future tense.
INCORRECT:
He told me that he IS tired.
Andrea said that he WILL study tonight.
Kedua contoh kalimat ini seharusnya ditulis:
He told me that he WAS tired.
Andrea said that he WOULD study tonight.
Nyak.Fauzi_Syahbuddin
December 5, 2009
Well, Mr. Swara. I’m fine,thank you! nice to meet you again.
I have read your response, and I think its oke. Now, I am trying memorize some structure of tenses. such as simple present, present cont, simple past and simple future. just it for this moment.! it has a little bite difference among them..but I like it. its leads me become easy understanding English.
not only memorize, but I also read useful article here.
I have got a lot of knowledge, especially in English.
I am going to ask any question in next occations.
keep in touch!
Swara Bhaskara
December 6, 2009
I am glad to hear that, Fauzi.
Your writing is understandable even though there are some small mistakes. Don’t worry about making mistakes. Just keep writing! Your English will steadily improve through regular practice. I’ll always try to provide suggestions to your writing if any. And, don’t hesitate to ask a question because a question will remain a question if left unanswered. I’ll do my best to answer yours and others’ as well.
Keep in touch
igor castro
December 29, 2010
Dear mr sb,
sir, tensis ada 16, anda baru menjelaskan penggunaannya yg sgt singkat sekali (tp justru penjelasan tensis yg singkat ini yg membuat saya lebih memahami ttg penggunaannya) hanya lima yaitu simple present tense, simple past tense, present perfect tense, simple future tense dan past future tense….mohon sisa 11 tensis yg lainnya di jelaskan scra singkat seperti yg lima tensis di atas….plz…tks b4..
“Sebagai contoh: Jika mengungkapkan suatu kejadian/aktivitas telah berakhir di masa lampau, gunakan simple past tense; jika kejadian/aktivitas tersebut bersifat reguler (terjadi secara berulang dari masa lampau, sekarang, sampai masa mendatang), gunakan simple present tense; jika ingin menekankan SUDAH/BELUM dilakukannya kejadian/aktivitas tersebut, gunakan present perfect tense, jika kejadian/aktivitas masih berupa prediksi atau rencana yang akan terjadi/dilakukan, gunakan simple future tense; jika kita mengungkapkan kembali prediksi/rencana tersebut, gunakan past future tense, dan seterusnya.”
febriqorina
December 3, 2009
hehe..bingung juga ya..memang mesti pelan2..sabar2..semangat semangatt!!!!! AYO SEMUA SEMANGAT!!!!
Swara Bhaskara
December 6, 2009
Yup betul.Be patient and keep your motivation steadily high. Sooner or later you’ll get there…
hendri
December 4, 2009
Benarkah kalau kita bilang: I am loving you.
Dan, temanku bilang kalau kalimat “Dia (laki-laki) lagi tersenyum padaku” dapat kita bilang :”He is smiled at me”. Benarkah kalimat ini?
Thank you sir
Swara Bhaskara
December 6, 2009
1. Verb ‘love’ merupakan salah satu dari stative verbs yang terkait dengan perasaan (lihat tabel stative verbs di atas). Stative verbs tidak digunakan dalam kalimat-kalimat progressive. So, INCORRECT jika kita bilang:
I am loving you
Kalimat ini lebih tepat dinyatakan dengan simpe present tense:
I love you.
Penggunaan stative verbs lainnya dapat dibaca pada topik: Simple present tense vs present continuous tense.
2. Ada beberapa verb (baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia) yang maknanya berawalan ter-, tetapi tidak membentuk kalimat pasif. Misalnya: tersenyum (smile), terdengar (sound), terasa (taste), tercium baunya (smell), dst.
Untuk kalimat “Dia lagi (sedang) tersenyum padaku” seharusnya ditranslate menjadi:
He is smiling at me. (Kalimat aktif dalam present continuous tense).
Contoh lain:
The song sounds great. (Lagu itu terdengar bagus)
That mango tasted sour. (Mangga itu terasa/rasanya kecut)
You smell nice. What kind of perfume did you use? (Kamu tercium/baunya harum. Parfum apa yang kamu pakai?)
Sekarang, bandingkan dengan penggunaan verb3 sebagai adjective.
He is probably interested in me. (Dia mungkin tertarik padaku).
He is probably attracted to me. (Dia mungkin tertarik padaku).
aaheros
January 13, 2011
mr. SB in your sample “That mango tasted sour”, does it use past tense ?”, in here use “tasted” no “tastes”
in this pattern, what is the meaning of Modifier ? would you like to give me a sample how to use modifier ?
Swara Bhaskara
January 13, 2011
Yes, it is in the simple past tense. why? Mangga itu sudah dimakan dan terasa kecut pada waktu dimakan.
Kalau mengacu ke mangga lain (tapi sejenis), dan misalnya mangga yang dimaksud masih di atas meja, maka you should use the simple present tense.
I believe that mango tastes sour too.
Dan, tentang modifier dapat dibaca di sini.
aaheros
January 16, 2011
Thank you mr. SB, your answer always can be accepted well by me
Alhidayat
December 5, 2009
Hello Mas Swara,, saya cuma mau tanya tips supaya kita bisa lebih lancar/fasih dalam membuat kalimat dalam bahasa inggris, dan bagaimana cara supaya bisa memperbanyak perbendahran kosakata…
Swara Bhaskara
December 6, 2009
It’s nice to have you back Alhidayat. How are you?
Untuk memperlancar dalam membuat kalimat mungkin sudah terkover di posting: Mengapa kemampuan bahasa Inggris saya kurang berkembang.
Untuk menambah perbendahaan kosakata, saya dulu suka baca novel. Setiap kata yang belum diketahui artinya, saya buka kamus kemudian artinya saya tuliskan di novel itu. Karena novel yang dibaca adalah novel kegemaran (bertemakan love), saya tidak bosan membaca novel tersebut secara berulang dan kata-kata baru tersebut menjadi lengket di memori.
Di era elekronik sekarang ini, kita dapat gunakan media yang ada di sekitar kita. Jika suka karaoke, belajar bahasa Inggris sambil nyanyi. Jika suka nonton movie, putar DVD dengan subtitle dalam bahasa Inggris. Dan setiap kata baru, harus dicari artinya di kamus.
Penggunaan ketiga media ini akan membuat kata-kata baru tersebut sukar terlupakan karena kesan yang ditimbulkannya.
abe07
December 7, 2009
sorry anak2 03PCT..
tugas english nya udah gw ambil dari artikel ini.,kata dosennya kan ga boleh sama,so bagi kalian yg mau copy dari sini,udah gw duluan..sorry
Swara Bhaskara
December 8, 2009
Hello Abe07!
Kalau boleh saya tahu, apa seh topik dari tugas Englishnya? And, kalau boleh minta tolong, please discuss here if there are some discrepancies in class.
jasmine
January 11, 2010
Hi..(aduh aku bingung manggil apa?klo manggil nama kan gk sopan)
I joined this site just today. I hope i could learn english more better than before by joining here.
honestly mu English is poor, and i hate grammar so much. mostly i practice my English by chatting..even at 1st time im not so confident with my English. but then I’m trying to say whats coming on my mind and i don’t care even its wrong or right.hehhe..
maybe u would find many mistakes from my sentence here,,that’s the reason why i decided to join here. I’m still reading all ur topics, and please don’t mind to help my English be better n better.
Swara Bhaskara
January 11, 2010
Welcome to my blog, Jasmine.
To tell you the truth, your English is great. You have used the pattern: “S + V + O + M” very well. However, you still need to familiarize yourself when you should use the simple present tense, the simple past tense, the present continuous tense, etc.
For example:
At 1st time I’m not so confident with my English.
In this sentence, you emphasized the information with “at the first time”. By using this expression, you should have used the simple past tense. Why? It’s because the “at the first time” indicates a definite time in the past. So, you only need to replace to be AM with WAS:
At the first time I communicated in English, I WAS not so confident with my English. OR:
At first, I was not so confident with my English.
The capitalized words are my small suggestions. Please pay attention to the suggested tenses and have a feeling with their uses. Besides, some words have been omitted from your sentences. Do you notice them? Why have they been omitted?
jasmine
January 12, 2010
Thanks a bunch for your reply, I have notice some missing words in my sentence. I’m so weak use tenses that is why I hate it so much. Is there any easy way to remember many tenses in my head???
Vocab aku sedikit, tenses aku lemah. klo disuruh mengarang indah pasti kacauuuuu. Need more attention n focus when using tenses,help me.
Ok, today keep studying, repeat what I read yesterday.
Salam
Swara Bhaskara
January 12, 2010
I didn’t mean to discourage you. So, I need to say it again that your English is great. The information you’re trying to deliver is very easy to catch. And that’s the bottom line.
How to remember tenses? I believe you have been familiar with their patterns. S + verb1 + … for simple present tense; S + verb2 + …. for simple past tense; S + will + verb1 + … for simple future tense, and so on. They are very easy to remember because they’re only 16 patterns. The hard part is when we should use them, isn’t it?
My only suggestion to cope with this is to keep practicing them one by one. And as a start, choose the ones that are most frequently used in daily life such as the simple present tense, the simple past tense, and the simple future tense.
Why do we need to keep practicing them? It’s because in speaking especially, we must be able to use the tenses so spontaneously (without thinking) that our conversation can take place smoothly.
jasmine
January 12, 2010
ya..I agreed with you. keep practicing one by one, I’m doing it now.
I will ask you again if I get troubles in it.
I’m waiting for your next posting.
mj
January 30, 2010
Hello
I’m newbie here and I love your site.
I just wanna ask you some questions:
1. How to make students understand English easily ?
2. How to make English become an interesting subject for school students ?
3. Can you tell me the steps / methods to make students, like this subject (in My school, a place where I’m teaching, this subject becomes a scariest thing, just like a dinosaurs who wants to eat them haha)
thank you.
Swara Bhaskara
January 30, 2010
Hello MJ.
It’s hard to find a method that fits each individual student. A method suitable for one or some may not suitable for the others, and vice versa. However, the following are tricks that I would do to cover your questions.
1. When we talk two different tenses, for instance, use the same sentences but, of course, with different verb patterns.
Examples:
We go to school every day.
We went to school yesterday.
Make sure students understand why we use the simple present tense in first sentence and the simple past tense in the second one.
Memorizing patterns is a piece of cake but when we should use those patterns is the hard part. In this case, we need to do some explaining.
Moreover, in your examples, choose words that can affect students emotionally. About love is one example. The impressions they perceive from those examples will be implanted in their memory for a long time, and so will the patterns.
2&3. How to make English such an interesting subject? Well, if the students live near a tourist resort, this will be a lot easier. Take them there and then ask them to talk to tourists! Those who feel that their English is not good will get very motivated to learn English. Yeah, it’s all about motivation. If their motivation is high, they will study English harder no matter how hard it is. Therefore, teachers should be capable of triggering their students’ motivation in learning English. Ask them “What will you do if your English is excellent?”, or, tell them what we can do or get if our English is excellent.
In addition to what I’ve mentioned above, you should read “Mengapa Kemampuan Bahasa Inggris Saya Kurang Berkembang” (Please, click the provided link!).
mj
January 30, 2010
‘jika subject diikuti oleh adjective atau noun, gunakan be: is/am/are’ . apa disitu maksud dari adjective dan noun adalah kata ganti orang ketiga tunggal/jamak ?
Swara Bhaskara
January 30, 2010
No. Adjective adalah kata sifat, seperti: smart, handsome, beautiful, rich, poor, good, bad, dst; sedangkan noun adalah kata benda, seperti: teacher, doctor, student, car, chair, table, pencil, pen, dst.
A. Jika kalimatnya menggunakan verb (kata kerja), pola kalimatnya seperti yang telah disebutkan di tulisan di atas, yaitu:
S + Verb1 + O + M
Dengan catatan:
1. Pola ini digunakan jika subjectnya orang pertama, orang kedua atau orang ketiga jamak seperti: I, you, we, they dan noun yang dapat digantikan dengan I, you, we, they.
2. Tetapi, jika subjectnya orang ketiga tunggal seperti, he, she, it, dan noun yang dapat digantikan dengan he, she, atau it, pola kalimatnya berubah sedikit menjadi:
S + Verb1-es/s + O + M
B. Jika kalimatnya tidak menggunakan verb, maka digunakan to be “is/am/are” dan to be ini difungsikan sebagai verb agar pola kalimatnya tetap S + V + O + M. Jadi, kedua pola tadi berubah menjadi:
I + am + adjective/noun
You/we/they + are + adjective/noun
He/she/it + is + adjective/noun
Note: Di blog ini, saya menggunakan istilah singular subject untuk he, she, it dan noun yang dapat digantikan dengan he, she atau it. Yang tidak termasuk singular subject, saya gunakan istilah plural subject.
mj
January 30, 2010
My Questions are:
1. Pada saat kapan ‘have’ berubah menjadi ‘has’ , mister ?
2. ‘Solar radiation is required during photosynthesis’ . Kenapa setelah ‘is’, kalimat ‘require’ ditambahkan ‘ed’
3. ‘I want to buy these shoes. How much do they cost?’, kenapa ‘do’ tidak diganti dengan ‘did’ ?
thank you mister
Swara Bhaskara
January 30, 2010
1. HAS digunakan jika subjectnya singular.
Contoh:
I HAVE a swivel chair at home. The chair HAS five wheels.
“I” adalah plural subject, sedangkan “the chair” adalah singular subject. “The chair” dapat digantikan dengan subject pronoun “it”.
Note: HAVE adalah perkeculaian. Jika subjectnya singular, HAVE berubah menjadi HAS.
Begitu juga dalam present perfect tense. Jika subjectnya singular, maka verb phrase-nya adalah:
HAS + VERB3.
Contoh:
I bought that chair in 1990. Its quality is good. It HAS never BEEN broken yet. In other words, it HAS never BEEN repaired yet.
2. Ini adalah kalimat pasif. Dalam simple present tense pola verb phrasenya adalah:
IS/AM/ARE + VERB3.
Di kalimat ini, “required” adalah verb3. “Solar radiation” adalah singular subject (Kalau diganti dengan subject pronoun, maka pronoun yang tepat adalah it).
Dan, kalau kalimat ini dirubah menjadi kalimat aktif, kalimatnya akan berubah menjadi:
(In order to take place), photosynthesis requires solar radiation.
Perhatikan: “required” (verb3) berubah menjadi “requires” (verb1 yang diimbuhi -S) karena subjectnya singular.
3. Digunakan DO karena konteks kalimat tanya ini dalam simple present tense. Kalimat ini diungkapkan pada saat si pembicara menanyakan harga sepatu ke penjual sepatu itu. Begitu juga jika kita menanyakan harga pada saat kita membeli barang lainnya.
DID digunakan jika proses pembelian sepatu (atau barang lainnya) telah berlangsung dan berakhir in the past. Untuk itu, kita gunakan simple past tense.
Misalkan yang menanyakan sepatu itu Anita, setelah tawar menawar, akhirnya deal pada harga Rp. 100.000. Dia sekarang memakai sepatu itu ke sekolah, dilihat oleh temannya, misalkan saja namanya Angelia.
Angelia: Wow! You’ve got nice new shoes. How much DID they cost?
Anita : Oh, thanks. They cost a hundred thousand rupiahs.
aaheros
January 13, 2011
mr. SB. in this sample “Wow! You’ve got nice new shoes. How much DID they cost?”, why do you use “DID”? i think there is no verb in this sentence. would you like to give me an explanation ?
Swara Bhaskara
January 13, 2011
Yes, in this sentence, cost is a verb.
Besides functioning as a verb, it can also function as a noun, as in the following example,
The cost for these shoes was a hundred thousand rupiahs.
aaheros
January 16, 2011
Thank you mr. SB. i must enrich my vocab, hihihi
mj
February 22, 2010
Thank you soo much Mister.
Sebenarnya untuk pertanyaan saya yang no.3, saya berfikir, bahwa dia melihat sepatu temannya dan berniat untuk membeli, dan saya bertanya-tanya kenapa tidak memakai ‘did’ .
Well, thanks again Mister.
Swara Bhaskara
April 21, 2010
You’re welcome, MJ. I am glad you’ve got it.
hfn12
April 21, 2010
hmhmhmhm..aku juga pusing..gimana yach yang lebih simple..hehe
Swara Bhaskara
April 21, 2010
Bahasa Inggris adalah bahasa yang kompleks. Saya juga dulu hampir bunuh diri karena tidak bisa-bisa. (
I’m just kidding). Maksud saya adalah bukan anda saja yang merasakan “pusing” ini.
Berikut adalah tip sederhana yang dulu biasa saya lakukan.
1. Step by step! Pahami satu demi satu! Kalau masih belum sepenuhnya paham, sebaiknya baca ulang materinya, jangan lanjut dulu.
2. Buat contoh kalimat sendiri, lalu diskusikan (misalnya: di blog ini) apakah kalimat tersebut sudah benar atau masih perlu dikoreksi.
Misalnya:
Soeharto sometimes smokes cigars. (Soeharto kadang-kadang ngrokok cigar)
My sister is get up around 6 a.m. every day. (Saudara perempuanku bangun sekitar jam 6 pagi tiap hari).
Benarkah kedua kalimat di atas?
3. Bandingkan penggunaan satu tensis dengan tensis lainnya!
Misalnya: SIMPLE PRESENT TENSE vs PRESENT CONTINUOUS TENSE, atau SIMPLE PRESENT TENSE vs SIMPLE PAST TENSE, dst.
4. Make friends yang dapat diajak berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan saling koreksi satu sama lain.
Swara Bhaskara
October 28, 2010
Agar tidak ada yang salah persepsi, kedua kalimat yang saya tulisakan sebelumnya adalah SALAH and SALAH.
Soeharto sometimes smokes cigars. (Soeharto kadang-kadang ngrokok cigar)
My sister is get up around 6 a.m. every day. (Saudara perempuanku bangun sekitar jam 6 pagi tiap hari).
Siapa yang bersedia mengoreksi kedua kalimat ini ???
ridhomochamad
November 10, 2010
Dear MR Bhaskara
I’m Glade that Finally I can Find what I looking For, let me Introduce my self first My Name Ridho and I’m One of secret admirers and I will be one of the fans of Swara Bhaskara.com
Let me Tries to correcting the sentence
1 Soeharto Sometime smokes cigar (Simple present)
2 My Sister wake up around 6.am everyday (Simple Present)
Did I Correct sir ?
Swara Bhaskara
November 10, 2010
Nice try, Ridhomochamad. Tapi sedikit masih salah. Saya kasikan clue-nya.
- Pak Harto sudah meninggal. Orang yang sudah meninggal gak mungkin “ngrokok cigar” lagi di present time, kan?
- My sister adalah orang ketiga tunggal, so verb-nya harus ditambahin… ?
Swara Bhaskara
November 10, 2010
Dan berikut adalah sedikit koreksi for your great introductory writing.
I’m GLAD that finally I can find what I AM looking for. Let me introduce myself first. My name is Ridho and I’m one of (your) secret admirers and I will be one of the fans of swarabhaskara.com
Let me TRY to CORRECT the SENTENCES.
ARE THEY correct, sir ?
Atau: AM I correct, sir?
Atau: Did I correct those sentences correctly?
muh_fauzan88
November 11, 2010
i want to answer the above problem..
1. Soeharto sometimes smoked cigars.
2. My sister wakes up around 6.am.
Am i correct, sir??
iqbal
November 11, 2010
OK, Sir. I think the correct answers for the sentences above are ..
1. Soeharto sometimes smoked cigars. (Soeharto kadang-kadang ngrokok cigar)
2. My sister gets up around 6 a.m. every day. (Saudara perempuanku bangun sekitar jam 6 pagi tiap hari).
Swara Bhaskara
November 12, 2010
Yes, CORRECT.
Yang gini-gini yang saya harapkan dari anda semuanya. Kalau ada pertanyaan dari siapa pun jua, gosok aja ! DON’T WORRY ABOUT MAKING MISTAKES. SB ga bakalan marah kok.
abdillah
April 24, 2010
Good evening sir.
I hope you don’t GET bored with my foolish question.
Apa kegunaan DO selain sebagai verb?
Swara Bhaskara
April 25, 2010
Hi Abdillah,
There’s no such a stupid question. A question will remain a question if left unanswered…
Selain sebagai verb, DO dapat digunakan sebagai auxiliary (kata bantu) pada kalimat yang menggunakan simple present tense, dengan catatan:
a. Subject kalimatnya jamak (atau SELAIN orang ketiga tunggal).
b. Kalimatnya menggunakan verb.
c. Kalimatnya tidak menggunakan modal auxiliary (i.e. will, can, may, might, shall)
Auxiliary DO dapat digunakan sbb:
1. Untuk membuat kalimat negatif (i.e. I do not know)
2. Untuk membuat yes/no question (i.e. Do I look sexy?)
3. Untuk menjawab pertanyaan (Yes, I do; No, you don’t)
4. Untuk memberi penekanan (i.e. I do love you)
5. Untuk membuat tag questions (i.e. do you?; don’t they?)
6. Untuk membuat positive dan negative agreement (i.e. so do I, they do too, we don’t either, neither do you, dst)
Untuk selengkapnya, silakan baca: Penggunaan DO/DOES, DID, DONE. Kalau masih belum jelas, feel free to ask back! Thank you.
jafarmadina
May 25, 2010
mana yang benar?
“I like sports”
“I like to sports”
kalo kalimat yang kedua salah mengapa demikian?
Swara Bhaskara
June 27, 2010
Kedua kalimat ini benar, cuman kalimat 1 konteksnya sedikit lebih luas, yaitu suka mulai dari nonton sports sampai beraktivitas/melakukan sports itu (main tennis, badminton, dst). Di kalimat 2 konteksnya lebih ke suka beraktivitas/melakukan sports.
Sepanjang mengikuti pola berikut, kalimatnya benar:
1. Subject + LIKE + noun
2. Subject + LIKE + infinitive
3. Subject + LIKE + gerund
Contoh lain:
1. I like badminton
2. I like to play badminton.
3. I like playing badminton.
Kalimat 1 bermakna “aku suka (nonton permainan dan main) badminton”. Kalimat 2 dan 3 sama-sama bermakna “aku suka main badminton”
rafi
July 8, 2010
mau nanya,,kalau di simple present penggunaan to be (are, am, dan is) itu dengan penggunaan do gimana ya?
kalau kata temenku,,kalau Objectnya adjective menggunakan to be?
Misalnya:
1. I am angry to you
2. I go to school
3. I do go to school
4. I do love you
yang betul yang mana?
apa kalau kalimat no 3 & 4 dengan menggunakan “do” hanya merupakan penekanan kalimat saja kalau “saya benar2 pergi ke sekolah” dan “saya benar2 mencintaimu”?
can you explain to me??
thank you…
Swara Bhaskara
July 8, 2010
Yes, apa yang dibilang oleh teman Rafi benar adanya, bahwa:
1. Auxiliary DO/DOES digunakan kalau kalimatnya menggunakan verb,
Do you know him?
I don’t know him.
Andi doesn’t know him either.
but, she does know him very well.
Tetapi, kalau menggunakan adjective atau noun/pronoun (tanpa verb) maka dibutuhkan BE.
She is angry at you, too.
She is in love with me although I am just an ordinary person.
2. Dalam kalimat positif, penggunaan DO/DOES berfungsi untuk memberi emphasis (penekanan).
I do study English every day but ….
Untuk lebih lengkapnya, silakan baca PENGGUNAAN DO/DOES, DID, dan DONE.
fikri
August 22, 2010
pak saya mau tanya
di sebuah situs latihan bahasa inggris saya menemukan kalimat:
she needn’t come, di situs tersebut dikatakan bahwa ini termasuk kedalam kalimat simple present tense, kenapa demikian? mohon penjelasannya
Swara Bhaskara
August 23, 2010
Hi Fikri,
PENGGUNAAN NEED
Dalam British English, need dapat difungsikan sebagai auxiliary, yang penggunaannya setara dengan can, may, will, shall. Will dan shall selalu mengandung konteks future time, tetapi need, can, dan may dapat mengandung konteks present time dan future time.
Kalau pada saat dibicarakan, acaranya sedang berlangsung maka konteks dari kalimat:
She needn’t come.
She can’t come.
adalah dalam simple present tense. Tapi, kalau pada saat dibicarakan, acaranya belum berlangsung (masih in the future time), maka konteks dari kalimat:
She needn’t come.
She can’t come.
adalah in the simple future tense.
Perbedaan konteks ini akan terasa lebih jelas pada 2 conversation berikut.
Conversation 1 (Simple present tense)
A. What are you doing?
B. I’m trying to solve math problems.
A. Are they hard to solve?
B. Kind of.
A. Do I need to come to help you?
B. No, you needn’t come because I think I can solve them by myself.
Conversation 2 (Simple Future tense)
A. What are you doing tonight?
B. I will do my homework.
A. DO I need to come to help you tonight?
B. No, you needn’t come because I think I will be able to solve them by myself.
kukuh
August 29, 2010
Mr Bhaskara slm kenal ya… trimz dah di konfirm jadi new membernya Swara Bhaskara…
Oh ya q mo nanya ya Mr. Bhaskara
Bentuk (+), (-), (?) semuanya dalam bentuk SIMPLE PRESENT TENSE
1.(Dia perempuan/Anita) mempunyai banyak saudara perempuan
(+)…………………………………………….
(-)…………………………………………….
(?)…………………………………………….
2. English is the best subject for me
(-) ………………………………………….
(?) ………………………………………….
3. I study English everytime (dibuat dalam bentik kal. tanya (Simple
Present Tense)
(?) ………………………………………….
Jawabanya yang BENAR apakah :
(?) Do I study English everytime?
atau
(?) Do YOU study English everytime
Apakah kedua kal. tersebut diatas boleh/benar semua atau hanya salah satu yang benar ???
Atas bantuan Jawabanya saya ucapkan Terima kasih yang sebesar2nya
Sukses selalu buat Mr. Bhaskara
Swara Bhaskara
August 29, 2010
Yang perlu diperhatikan dalam simple present tense adalah apakah subject-nya orang ketiga tunggal atau tidak. Jika ya, verb-nya ditambahkan s/es. Kalau kalimatnya tanpa verb, gunakan be is. Dalam kalimat negatif dan tanya digunakan DOES, dan jangan lupa menghapus e/es diverb-nya.
1. (+) Anita has many sisters. (-) She doesn’t have many sisters. (?) Does she have many sisters?
2. (-) English isn’t the best subject for me. (?) Is English the best subject for me?
3. Dari polanya, kalimat “Do I study English every time?” dan “DO you study English every time?” dua-duanya benar, tapi maknanya beda. Yang ditanyai pada kalimat pertama adalah I, sedangkan pada kalimat kedua adalah you.
Kalimat tanya yang subjectnya I umumnya digunakan untuk mengulang/memperjelas pertanyaan si penanya sebelum menjawab pertanyaan tersebut, misalnya:
Kukuh: Do you study English every time?.
Me: Do I study English every time? Yes, I do.
Pola kalimat tanya pada Contoh 2 juga benar kalau ditulis “Is English the best subject for you?“, kalau Kukuh ingin tahu pendapat you.
kukuh
August 31, 2010
Thaks ya Master Bhaskara atas jawabannya… he,he

Oh ya Mr. Bhaskara q mo nanya lagi neh boleh ya…. he,he
Kenapa setelah berubah menjadi bentuk negative dan tanya She tidak diikuti oleh Has tetapi malah diikuti oleh Have… dalam kalimat dibawah ini???
1. (+) Anita has many sisters. (-) She doesn’t have many sisters. (?) Does she have many sisters?
Dan satu lagi Master Bhaskara yang masih pengen Q tanyakan ??
Berarti many dapat digunakan dalam bentuk (+), (-), dan (?) ya ! dalam kalimat
1. (+) Anita has many sisters. (-) She doesn’t have many sisters.
(?) Does she have many sisters?
padahal Kalo Any khan hanya boleh digunakan dalam bentuk Kal. Negative dan Kal. Tanya
(-) She doesn’t have Any sisters
(?) Any She have sisters ?
Mohon koreksi Master Bhaskara ke dua kalimat (-) dan (?) diatas apa ada yang Salah…. Sekali lagi Terima kasih sebelumnya atas penjelasannya
Swara Bhaskara
September 1, 2010
1. Kenapa kalau kita gunakan DOES, verb-nya berubah menjadi kata kerja dasar (verb1-tanpa s/es) ?
Saya tidak tahu detailnya. Tapi saya menanamkan hal ini ke benak saya dengan asumsi berikut. Bentuk dasar dari DOES adalah DO. DO menjadi DOES karena diimbuhi dengan s/es yang dicurinya dari verb1+s/es (e.g. has, goes, studies, plays). Dan karena s/es telah dicuri oleh DO (sehingga menjadi DOES) maka verb-nya berubah menjadi verb1 (e.g. have, go, study, play).
2. Ya betul. Many dapat digunakan dalam kalimat +, -, dan ?, asalkan noun yang mengikutinya adalah countable. Kalau uncountable, gunakanlah much.
(+) He has much money.
(-) He doesn’t have much money.
(?) Does he have much money?
Any, kalau berarti beberapa, hanya digunakan dalam kalimat – dan ?; tetapi tidak digunakan dalam kalimat +. Dalam hal ini, gunakanlah some.
She doesn’t have any sisters. CORRECT
Does she have any sisters? CORRECT
She has any sisters. INCORRECT.
She has some sisters. CORRECT.
Sedangkan, kalau berarti setiap (every), any dapat digunakan dalam kalimat +.
I will give you anything you want. CORRECT
kukuh
September 2, 2010
Thanks a lot for your answer… Good luck
Penggunaan the simple form of BE | Swara Bhaskara's English
October 25, 2010
[...] Penggunaan bentuk-bentuk to be ini ditentukan oleh tensis; dapat digunakan secara mandiri (dalam simple present tense dan past tense), dapat juga (pada umumnya) digunakan untuk membentuk verb phrase (dalam tensis [...]
vinc_Eko
October 28, 2010
Mr…, gimana cara bedain pemakaian subject dg to be dan yg tanpa to be.
Contoh:
I am 30 years old.
dan contoh yg tanpa to be :
I just want to know about your address.
Swara Bhaskara
October 28, 2010
Hi Vinc_Eko,
Kalau kita perhatikan kalimat pertama, years adalah noun, sedangkan old adalah adjective. Setelah subject (yaitu: I), tidak ada verb, bukan? Kalimat tanpa verb biasanya hanya berisikan adjective atau noun. Dalam hal seperti ini, digunakanlah be sehingga pola kalimatnya menjadi:
S + be + adjective.
I am old. (Aku tua)
I am full. (Aku kenyang)
I am thirsty. (Aku haus).
I am rich. (Aku kaya). dst.
atau
S + be + noun.
I am a student. (Aku seorang murid)
I am a teacher. (Aku seorang guru)
I am a player. (Aku seorang pemain)
I am a man. (Aku seorang pria).
Sebaliknya, pada kalimat Vinc yang kedua, want adalah sebuah verb, maka pola kalimatnya adalah:
S + verb + O
I want your address. (Aku menginginkan alamatmu)
I need food. (Aku membutuhkan makanan)
I drink water. (Aku minum air)
I sing songs. (Aku menyanyikan lagu-lagu)
I play football. (Aku bermain bola).
vinc_Eko
October 29, 2010
Woowww….i think that is adequate disclosure. I am understand now (understand tms adjective khan)…Smoga bener deh
Next question,
1.Kapan pemakaian are & do??
Cn:mana yang benar : Are you still there atau do you still there?
2. Kapan pemakaian at & on
Swara Bhaskara
October 29, 2010
understand adalah verb1. so, kalimatnya semestinya:
I understand now.
Lantas, bagaimana dengan:
I forgot.
I am forgotten.
forget, forgot, forgotten adalah verb1, verb2 dan verb3. Kenapa pakai to be AM sebelum forgotten, padahal dia adalah verb3?
Alasannya karena verb3 dapat difungsikan sebagai adjective. Polanya sama dengan kalimat pasif.
Contoh lain yang sering kita dengar:
I am bored. (Saya bosan). Di kalimat ini, bored juga verb3.
2. Kapan kita pakai ARE dan DO?
ARE digunakan kalau subjectnya: you, they, we, serta noun yang dapat digantikan dengan they dan we.
You are smart.
They are smart.
We are smart.
Budi and Badu are smart.
Di sini, karena subject “Budi dan Badu” dihubungkan oleh AND, maka kata gantinya adalah they. Jadi, di sini,
Budi and Badu are smart = they are smart.
You and I are smart.
Sedangkan di sini, subject “you and I” kata gantinya adalah we (kita), so di sini,
You and I are smart = we are smart.
Kapan kita gunakan DO? Sudah dibahas di: Penggunaan DO, DOES, DID dan DONE.
Setelah membaca Penggunaan DO, mana yang benar:
Are you still there? ataukah Do you still there?.
Saya yakin vinc_Eko dengan mudah menjawab bahwa yang benar adalah: “Are you still there”
3. Pertanyaan ini juga sudah dibahas di topik Penggunaan IN, Penggunaan ON,dan Penggunaan AT
suci_dani
November 22, 2010
sir, saya diminta oleh dosen saya tuk menjelaskan tentang simple present . . dosen saya bilang simple present ini terdiri dari verbal dan numeral . . bisa tolong jelaskan maksudnya seperti apa dan contohnya . .
Swara Bhaskara
November 22, 2010
Hi, Suci.
Yang dimaksud dosen mungkin verbal dan non-verbal. Dan, yang dimaksudkan dengan verbal adalah kalimat-kalimat yang menggunakan kata kerja (verb):
S + verb1(s/es) + O + M
Contoh:
1. I study English every day.
2. We get up at 6 am.
3. He eats breakfast at 6.30.
NOTE: study, get up, eat adalah verb, bukan?
Sebaliknya, kalau kalimatnya tidak menggunakan verb disebut non-verbal. Dalam hal ini digunakan be “IS, AM, atau ARE”.
S + is/am/are + adjective/noun
Contoh:
1. You are beautiful.
2. She is at home.
3. I am an undergraduate student.
NOTE: beautiful (adjective), at home (ket. tempat yang terdiri dari preposition + noun), an undergraduate student (noun).
Kapan kita gunakan simple present tense? Ini yang lebih penting. Penggunaan simple present tense ini saya kira sudah disinggung secara panjang lebar di tulisan di atas. Tapi, kalau masih ada yang kurang jelas, jangan sungkan untuk nanya balik. Thank you.
Dennos Gwijangge
December 28, 2010
by Dennos Gwijangge
mohon kalimat yang baik dan benar english:
1.I need to cobus to Australia menyangkut job titel saya mengenai Materi Belt Conveyor Goodyear.
Swara Bhaskara
December 28, 2010
Hi Dennos,
Maaf, saya kurang nangkap maksud yang sebenarnya dari kalimat ini. Mohon di revisi dulu yar gak bias kalimat English-nya. Thx.
Spidolman
January 22, 2011
Hallo mr.bhas!
Mau tanya lg. sya agak sulit membedakan singular dan plural verb.
Pertanyaanya
Pada kalimat “some students usually CONDUCT research on vegetative plant propagations”
1. Apakah kata ‘conduct=melakukan’ yg anda mksudkan itu PLURAL VERB?
Bgaimana kalau ‘conduct’ diganti ‘do’?
Kan Arti ke 2nya sama2 ‘melakukan/mengerjakan’..
2. Dan, pada kalimat “farmers in jati bali..”
Apa kata ‘grow’ termasuk plural verb?
Apa bentuk singular dari grow?
Thanks!
Swara Bhaskara
January 22, 2011
Hi Spidolman,
Yang dimaksudkan dengan singular verbs adalah bentuk verbs atau verb phrases yang digunakan kalau subjetnya singular (orang ketiga tunggal). Yang tergolong singular verbs antara lain:
1. verb1+s (conducts, grows, works, etc) atau verb1+es (does, goes, studies, etc)
2. has
3. is
4. is verb3 (passive voice dalam simple present tense)
5. is being verb3 (passive voice dalam simple present continuous tense)
6. was
7. was verb3 (passive voice dalam simple past tense)
8. was being verb3 (passive voice dalam simple past continuous tense)
9. has verb3
10. has been verb3 (passive voice dalam present perfect tense)
11. has been being verb3 (passive voice dalam present perfect continuous tense).
NOTE: Tensis lainnya tidak mengenal singular verbs.
So, kata conduct dan grow di contoh kalimat di atas adalah tergolong plural verbs.
Apakah kata conduct dapat diganti dengan do? Yes.
Spidolman
January 23, 2011
Thanks for the explnations above, sir..
Untuk sementara saya masih memplajari penggunaan to be ‘is’ dan fungsi verb ‘has’ etc, pada present tense. Saya blm membaca tenses yg lain krn masih mentok dan muter2 disini (lumayan pusing juga).
D_spidolman
January 30, 2011
hallo sir.
I want to ask you again..
Among of the following sentances, which is correct as yes/no question in simple present. here they are :
1. (?) Am i always late to go to school?
(?) Do i always late to go to school?
2. What if the both sentence canghed into negative form/pattern
is it be able?
What would it’s like?
Thank’s for the answer, sir!
Swara Bhaskara
January 30, 2011
Hi D_spidolman,
1. One is correct but the other one still needs to be revised.
(?) Am I always late to go to school? CORRECT
(?) Do I always late to go to school? INCORRECT.
Late (=terlambat) is either an adjective or adverb, while to go is an infinitive that functions to modify the word late. This sentence basically doesn’t have a main verb, so we need a be (i.e am) as in the previous sentence, not a do. If we want to use the auxiliary DO, we need to add a verb before the word late.
(?) Do I always go to school late? CORRECT
(?) Do I always arrive at school late? CORRECT
2. The negative forms of the above correct sentences are,
I am not always late to go to school.
I do not always go to school late.
I do not always arrive at school late.
D_spidolman
January 31, 2011
Morning, sir!
Now I see, in order to make sentences, we have to follow the ‘formula’, poor me, sometimes i ignore the rules so that many mistakes happened.
Once again thanks for the answer, sir!
D_spidolman
February 1, 2011
Hallo sir.
I’m back again.
I thought these are my last questions about the simple present.
Does the simple present can be added with To Be?
Due to my previous question. Do the following sentences can be corrected?
i.e :
(+) they ARE always LATE to go to school (without main verb)
(+) they ARE always GO to school late (with main verb)
(+) she/he IS always LATE to go to school
(+) she/he IS always GO to school late.
Thank you, sir!
Swara Bhaskara
February 1, 2011
Nope. You can’t add a be if the sentence has a main verb. So, it’s incorrect if you say,
They ARE always GO to school late. INCORRECT
She/He IS always GO to school late. INCORRECT
A similar question has been discussed above
Another pattern is:
S + be + infinitive
which is mostly used to express a purpose or intention.
This investigation is to know from which companies Gayus Tambunan got billions of rupiahs.
I am (here) to help you.
zee
January 30, 2011
Mr. I wanna ask you.
sometimes I feel confused to use, in, on, or at.
is it correct if I say
1. I was born “in” makassar. “at” 26th, 1994.
2. my brother is still “at” elementary school “in” my village.
3. my sister is in junior high school “at” one of the boarding school “in” Makassar.
4. I live with my niece “at” my boarding house
5. I live “on” Alauddin 2 street.
thx before Mr.
Swara Bhaskara
January 31, 2011
1. I was born “in” Makassar “on” the 26th, 1994.
Kalau langsung diikuti oleh tanggal, perlu ditambahkan the.
2. My brother is still “in” elementary school “in” my village.
Kalau mengekspresikan alamat (dimana dia sekarang), barulah pakai at. “My brother is still “at” (the) elementary school “in” my village.”
3. My sister is in junior high school “in” one of the boarding school “in” Makassar.
4. I live with my niece “in” my boarding house.
5. I live “on” Alauddin 2 street.
Untuk lebih lengkapnya, silakan baca:
1. Penggunaan preposisiton IN
2. Penggunaan preposisiton ON
3. Penggunaan preposisiton AT
juliiiii
January 31, 2011
mr. i wanna ask
kalimat yang sebenarnya “God bless you” atau God blesses you”
thank you
Swara Bhaskara
January 31, 2011
Hi Juliiii,
The correct one should be,
God bless you.
It’s in a subjunctive mood.
juliiiii
February 4, 2011
i wanna ask again..
apa perbedaan kalimat “i love you” and “i do love you”
mohon penjelasannya. thank you
Swara Bhaskara
February 5, 2011
Hi Juli,
Dalam kalimat positif, DO berfungsi memberi penegasan/penekanan terhadap verb yang mengikutinya. Hal ini telah dibahas di Penggunaan DO/DOES, DID, dan DONE.
jantua dolok saribu
May 10, 2011
waduh penin kali bah hehehe
good evryday sir…
wah saya emang terus terang nih sama sekali Noi dalm bahas inggris…
dan kata2 inggris yang saya Tau cuma I Love you, Miss you itu juga krn bisa dengar…
apakah karena kurang nya penguasaan arti bahasa inggris bisa jadi memperlambat saya memehami baha ingris..???
sebagai pemula mana yang akan saya pelajari dulu.menghafal kamus bahasa ingris atau gimana…?
Tolong petunjuk Pak…thank You….
Swara Bhaskara
June 6, 2011
Hi Jantua,
Have you read this article, along with many of its comments? If not, please do so because you might get something from it.
Devi_desu
May 13, 2011
hi sir, this’s the example of simple present tense .
1. Indah wears spectacle when she studies.
2. Vivi always takes a bath in the morning.
3. The earth is between Venus and Mars.
4. Wow it’s amazing! The picture is very beautiful.
5. The cost of the bag is cheaper than this.
6. Would you takes some salt to this fried rice?
sir, can you show me the mistakes of this exercise?
please
Swara Bhaskara
June 6, 2011
Hi Devi,
Great sentences. There are some tiny errors, though.
1. Indah wears spectacles when she studies.
NOTE: Kacamata merupakan salah satu nouns yang selalu dalam bentuk plural.
6. Would you take some salt for this fried rice?
Would you get some salt for this fried rice?
Would you add some salt to this fried rice?
NOTE: Karena menggunakan modal would, maka verb-nya adalah dalam bentuk verb1; tidak perlu ditambahin -s or -es.
Kalimat positive-nya antara lain:
I would get some salt for this fried rice.
I would add some salt to this fried rice.
Sedangkan kalimat negative-nya, antara lain:
I wouldn’t add any salt to this fried rice. It’s yummy already
TENSES | azarelearn
June 16, 2011
[...] Simple Present Tense Formula untuk Simple Present Tense adalah: [...]
sahirul alim
July 2, 2011
Sorry sir there’s a wrong word in the sentence that you wrote.
3.Twenty-five “devided by” five is equal to five. (25 dibagi 5 sama dengan 5).
It should be “divided by”.
Yeah. I’ve corrected my master already.
Swara Bhaskara
July 2, 2011
Thanks Sahirul Alim for spotting that. It’s been edited from:
Twenty-five
devidedby five is equal to five.TO:
Twenty-five divided by five is equal to five.
sahirul alim
July 3, 2011
Don’t mention it, sir. I’m just lucky
16 tensis dalam bahasa inggris « desintablog
July 14, 2011
[...] Simple present tense [...]
Kevin
July 15, 2011
Untuk menyatakan fakta yang ada sekarang. “Penekanannya lebih pada adanya fakta, bukan pada PROSES TERJADINYA FAKTA”, what does it mean mr bhas??
Swara Bhaskara
July 23, 2011
Hi Kevin,
Well, I felt I needed to include the part “…bukan pada PROSES TERJADINYA FAKTA” in order to avoid any confusion that might emerge between the usage of this tense and, for instance, the simple past tense.
pratiwi
July 23, 2011
sir, according to the text. can “stative verb” used in simple past tense ? for example :a few years ago, i loved accounting and was exited to learn it everyday
Swara Bhaskara
July 23, 2011
Hi Pratiwi,
Can “stative verbs” be used in the simple past tense?
Yes, they can.
They can also be used in other tenses, except progressive ones, such as the present continuous tense, past continuous tense and so on, as outlined in Simple present tense vs Present continuous tense.
yuki
September 14, 2011
Pak Bhas, saya masih bingung saat membuat kalimat tanya, mana yg benar antara kalimat-kalimat ini, mohon bantuan-y
A. Why didn’t my post show up?
B. Why did my post show up?
(Mengapa postingan saya tidak muncul?)
Thank you in advance.
Swara Bhaskara
September 14, 2011
Kedua kalimat grammar-nya benar, tapi yang similar dengan
Mengapa postingan saya tidak muncul?
adalah:
A. Why didn’t my post show up?
By the way, masih bingungnya dimana?
yuki
September 15, 2011
Iya Pak Bhas, maksud saya bingung saat membuat kalimat tanya yang negative, tepat-y bingung meletakkan kata NOT yg tepat dimana, seperti ini
“Why Don’t You” atau “Why Do You Not”, itu yg saya bingungkan, soalnya saya lihat di di Internet banyak yg menggunakan “Why Do You Not”, saya jadi ragu menggunakan “Why Don’t You”.
1. You have a lot of cheese, why don’t you eat cheese for breakfast?
2. You have a lot of cheese, why do you NOT eat cheese for breakfast?
Thank you in advance Pak Bhas.
Swara Bhaskara
September 15, 2011
Dua-duanya gramatically correct, tapi sedikit berbeda dalam hal formalitas. Menempatkan NOT setelah subjek kalimat (seperti pada kalimat 2) adalah lebih formal dibandingkan dengan kalimat 1.
yuki
September 19, 2011
Terima kasih atas penjelasannya pak Bhas, sekarang saya sudah mengerti ^_^, sempat bingung juga saya menggunakannya
. Pak Bhas, saya mau tanya apa boleh menggunakan 3 verb sekaligus dlm kalimat simple present seperti ini?
I don’t need to sing to call the rain (Saya tidak perlu bernyany untuk memanggil hujan)
Thank you in Advance.
Swara Bhaskara
October 24, 2011
Yes, we can. Please follow this link: VerbA + VerbB + VerbC + …
wida13
September 25, 2011
hai mr….saya wida maw nnya gmn cara buat paper tentang present activities,routines,the family n the weather???sya bingung…
Swara Bhaskara
October 24, 2011
Hi Wida13,
The paper should be written in the simple present tense.
Sorry, I just saw your question.
Avata
October 24, 2011
Bagian 6 Contoh 7
He must go to see a doctor now.
Mengapa kalimatnya tidak menggunakan kata “goes”?
Swara Bhaskara
October 24, 2011
Hi Avata,
MUST adalah sebuah modal auxiliary. Setelah modal, verb-nya selalu dalam bentuk kata kerja dasar (base verb /verb1). Selanjutnya, silakan ikuti links berikut:
1. Penggunaan Modal
2. Penggunaan WILL, WOULD, CAN, COULD
3. Penggunaan MAY (MIGHT)
4. Penggunaan MUST vs HAVE TO
5. Penggunaan SHOULD (OUGHT TO)
[poin 8]
Avata
October 24, 2011
OK
Thank you Mr. SB
lisa_haryati
November 13, 2011
Morning Mr. Swara, i want to ask you about example number 2:
“I understand English better now.” (Saya paham bahasa Inggris dengan lebih baik sekarang).
why did you use “better”? as i know, “understand” is a verb. it should be followed by adverb. it will become:
“I understand English well now.”
Swara Bhaskara
November 13, 2011
Hi lisa_haryati,
Good question. Yes, the verb understand should take an adverb, such as, well, clearly, etc.
However, in the sentence in question, the adverb is in the comparative form ( well, better, best; clearly, more clearly, most clearly).
Notes: The comparative and superlative form for the adverb well are the same as that of the adjective good (i.e. good, better, best).
lisa_haryati
November 13, 2011
oh, i see.. thanks a lot for your explanation..
LET’S STUDY ENGLISH « ibielovess
November 30, 2011
[...] Simple present tense [...]
ginanjar007
December 13, 2011
thanks sir,,,,,,, i must read this website every second,minutes,hours,days,months,years,…… hehehehehehe……….
NOUN CLAUSES « Wanto Sakti
April 25, 2012
[...] + stative + (that/the fact that) + S +V. Kata-kata yang termasuk stative verbs dapat dilihat pada topik simple present [...]